'
| | 1.056 kali dibaca

Pemprov Kepri Bahas Masyarakat Miskin di Hotel Mewah

Foto bersama pejabat Pemprov Kepri dan Pemko serta Pemkab se-prpvinsi Kepri di ballroom Novotel Batam

Foto bersama pejabat Pemprov Kepri dan Pemko serta Pemkab se-prpvinsi Kepri di ballroom Novotel Batam usai bahas masyarakat miskin, Rabu (07/05).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Perilaku pejabat di Pemprov Kepri dan kota/kabupaten sepertinya tak pernah berubah, suka menghambur-hamburkan uang rakyat. Buktinya, hanya untuk bicara tentang penanggulan kemiskinan, pempro Kepri dan Pemko/Pemkab menggelar di hotel mewah, sekelas Novotel. Celakanya, membahas masyarakat miskin tersebut dilakukan di Batam yang memiliki biaya tinggi, lagi pula bukan di ibu kota Provinsi Kepri.

Fakta ini terungkap dalam siaran pers humas Pemko Tanjungpinang yang merilis,Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Tanjungpinang, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BP3AKB, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kabid Kehutanan dan SEDM serta, Kasubbag Ekonomi Bappeda yang hadir dalam rapat Koordinasi dan Evaluasi Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau Triwulan I tahun 2014, di Ballroom Hotel Novotel Batam, Rabu (07/05).

Kononnya, rapat tersebut dilaksanakan guna mengevaluasi sekaligus menyusun program perencanaan yang berorientasi pada upaya kongkrit untuk menjawab persoalan kemiskinan di Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri.

Rapat di hadiri Wakil Gubernur Kepri Soeryo Respationo selaku Ketua TKPK Prov Kepri, Kepala Bappeda Prov Kepri, Asisten, Wakil Ketua IV DPRD Prov Kepri, serta lintas sektor TKPK di Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri.

Dalam ekspose yang disampaikan Wakil Walikota H Syahrul, S Pd, pada pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di tahun 2013 baik fisik maupun serapan anggaran, telah terealisasi dengan baik dan lancer.”Saat ini jumlah data kemiskinan di Kota Tanjungpinang mengalami penurunan dari 9925 KK menjadi 8935 KK, dari 34.149 jiwa di 4 Kecamatan dan 18 Kelurahan Kota Tanjungpinang.”ucap Wawako tanpa merinci sumber data tersebut.

Wawako menjelaskan, upaya penanggulangan kemiskinan telah di programkan secara menyeluruh oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), secara garis besar program itu meliputi program pemenuhan hak-hak dasar penduduk miskin, program rehab RTLH, serta program menumbuhkembangkan usaha ekonomi penduduk miskin dan perempuan dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu Ketua TKPK Provinsi Kepri, DR HM Soeryo Respationo SH MH mengatakan.”Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan masing-masing kabupaten/kota dapat mempresentasikan kondisi pelaksanaan program di masing-masing daerah. Selain itu, kita dapat meningkatkan fokus program yang di tujukan kepada masyarakat miskin. Agar lebih efektif dan efesien serta mampu menjangkau masyarakat mikin. Apa yang menjadi kendala-kendala dan permasalahan di lapangan, itu kita evaluasi bersama-sama agar dapat dicari solusinya.”terang Wagub.

Lanjut Wagub Kepri, dari hasil yang di paparkan oleh Ketua TKPK di masing-masing Kabupaten/Kota.”Dapat kita lihat bahwa program telah dikerjakan mengalami kemajuan dari waktu ke waktu.”tutupnya.

Entah berapa ratus juta atau mungkin miliaran di gelontorkan dana, oleh Pemprov Kepri maupun Pemko/pemkab untuk memaparkan dan membahas masyarakat miskin ini.(hum/irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 07 Mei 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek