| | 1.736 kali dibaca

Pembunuh Apeng Masih Bebas Berkeliaran

Jenazah Apeng ketika dibawa untuk otopsi.

Jenazah Apeng ketika dibawa untuk otopsi.

Kundur, Radar Kepri-Sudah 3 hari Apeng (48) ditemukan tewas dibantai ditempat tinggalnya, Jl Ahmad Yani, depan gedung SMPN 03 Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Tanjungbalai Karimun. Namun polisi, khususnya Polsek Kundur belum juga berhasil menangkap “jagal” sadis di rumah toko (ruko) semi permanen berlantai I kediaman orang tua korban, nyonya Kiu pada Minggu(28/09) sekira pukul 22 30 Wib.

Penelusuran awak media ini dilapanga, pada esok harinya, Senin (29/09) sekitar pukul 06.00 Wib di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ternyata ada 2 orang lagi korban dalam kondisi kritis, yaitu nyonya Kiu dan Hong Sung alias Atek (30) adik Apeng.

Dijumpai media ini di ruang rawat inip Puskesman Kundur, Atek menceritakan.”Saya  di pukul oleh 2 orang tak dikenal menggunakan benda sejenis besi. Ketika mereka memukul muka saya, saya tutup muka dengan tangan jadi patah. Pukulan itu akhirnya mengenai leher atas bagian bawah kepala.”terang Atek dengan terbata-bata. Pelaku masih kata Atek sebanyak 2 orang dan memakai helm untuk menutupi mukanya.

Sementara informasi yang di dapat di tempat kejadian, posisi Atek di temukan tepat di depan pintu masuk ruko dengan keadaan penuh darah di kepala dan dalam keadaan tidak sadar. Sementara Apeng ditemukan diruang tengah ruko dan sudah meregang nyawa. Sementara Nyonya Kiu (74) ditemukan di ruangan depan dapur dengan keadaan pingsan.

Menurut salah seorang petugas otopsi, Apeng diperkirakan tewas pada Mingg (29/09) sekitar pukul 21.00 Wib mengatakan pada awak media ini.”Ada 1 tusukan yang mematikan didaerah jantung korban, dan lebih dari 2 kali hantaman benda keras di bagian atas leher sehingga diperkirakan telah banyak mengeluarkan darah dan tidak bisa tertolongkan.”terang petugas otopsi tersebut.

Sementara, Kapolsek Kundur Kompol Jamaludin SH MH membenarkan korban yang tewas itu bernama Apeng.”Korban pembunuhan, motifnya sedang kita selidik. Karena baru penyelidikan.”terangnya.

Ditempat terpisah, telah ditemukan sejenis darah, berkisar 150 meter dari TKP, tepatnya sebelum Kantor Camat Kundur di jalan yang sama (Jl Ahmad Yani, red) oleh beberapa warga. Diduga, ini darah pelaku karena kemungkinan juga telah terjadi perlawanan antara Apeng dan pelaku sehingga pelaku juga terluka dan mengeluarkan banyak darah. Diduga, dilokasi ini pelaku istirahat sejenak untuk melarikan diri.

Sementara asumsi beberapa warga mulai berkembang, penuh spekulasi, dari  banyak informasi perlu juga disaring. Diantaranya, kuat dugaan apeng terlibat konspirasi bisnis rentenir, sehingga dugaan telah terjadi usaha yang tidak sehat. Karena salah satu pihak merasa di rugikan. Juga dilain pihak, diduga Apeng mempunyai hutang yang belum lunas dibayar, karena ini juga diduga bukan modus pelaku mau merampok sehingga telah terjadi petaka ini.

Dari catatan media ini, beberapa kali keberhasilan Polisi mengungkap kejadian-kejadian pembunuhan, diantaranya pembunuhan atas nama korban Tari dan  Manis. Masyarakat Kundur optimis upaya Polsek Kundur mampu dan bisa mengungkap sekaligus menangkap pelaku pembunuhan ini, semoga.(suhendri).

Ditulis Oleh Pada Rab 01 Okt 2014. Kategory Karimun, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek