| | 635 kali dibaca

Pemberian Gaji Pada Ustad Hinterland Oleh Wawako Dipertanyakan

Hery Marhat-Rudi SE=

Hery Marhat-Rudi SE.

Batam, Radar Kepri-Meskipun pemilihan walikota Batam masih 3 tahun lagi, namun upaya menarik simpati dengan menebar pesona mulai di tebar oleh Wakil Walikota (Wawako) Batam, Rudi SE. Pemberian gaji sebesar Rp 2,5 sebulan bagi ustad Hinterland dinilai merupakan salah satu modus “menggarap” simpati untuk mendulang suara pada Pilwako Batam, 2016 mendatang.

Hal ini diungkapkan ketua LSM Laskar Anti Korupsi (LAKi) pejuang 45, Hery Marhat ketika menghubungi median ini, Sabtu (27/07) via ponselnya.”Ini tentu tak terlepas dengan permainan  politik yang dimain Wakil Walikota Batam, Rudi SE, untuk menunjang dan mendongkrak popularitasnya menuju calon walikota Batam tahun 2016 mendatang.”ujarnya.

Lebih lanjut Hery mengatakan.”Yang menjadi pertanyaan bagi kita sebagai masyarakat Batam,  dari mana pos gaji tersebut diambilkan oleh Wakilwalikota Batam tersebut. Apakah dari dana pribadinya Rudi atau dari dana APBD. Kalau dana gaji yang diberikan untuk gaji para ustad hinterlend tersebut bersumber dari APBD harus mengedepan akuntabilatas publik dan harus jelas dasar hukumnya.”jelas Hery.

Masih Hery.”Saya melihat ada dugaan permainan politik disini, kalau ini benar kepentingan politik yang dilakukan oleh Wakilwalikota Batam. Hal ini terkesan ngawur, kalau para Ustad tersebut dijadikan corong politik.”ungkapnya.

Hery berharap pada komisi I DPRD kota Batam memanggil Rudi SE untuk dimintai penjelasan dan klarifikasinya terkait pemberikan gaji bagi ustad hinterland.”Bahkan kita akan minta Kajaksaan Negeri Batam memeriksa Wakil Walikota Batam, Rudi SE yang dinilai telah menyalahgunakan wewenang dalam menggunakan uang APBD yang diduga untuk kepentingan pribadinya.”tutup Hery.

Sementara itu Wakil walikota Batam yang dikonfirmasi awak media ini melalui SMS via handphone selulernya, Sabtu (27/07) belum menjawab, padahal SMS terkirin.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Ming 28 Jul 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda