'
| | 1.413 kali dibaca

Pembayaran Proyek Dipotong, Kadinkes Anambas “Dipelasah” Wanita Ini

Said M Damrie

Said M Damrie

Terempa,Radar Kepri-Tak mampu menahan emosi merasa dibohongi, Helin (40) seorang wanita karir (kontraktor) akhirnya melabrak Said, M Damrie Kepala Dinas Kesehatan, Kamis (11/12). Akibat amukan tersebut, 3 pukulan mendarat dibelakang kepala Kadinkes Anambas ini, bahkan terdapat luka gores ditangan kirinya. Tak terima jadi bulan-bulanan Helin, Said M Damri akhirnya melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polisi.
Menurut Bigadir Aryanto Gultom, Kanit Reskrim Polsek Siantan yang dijumpai radarkepri.com, Jumat (12/12) pihaknya menerima laporan penganiayaan yang di alami oleh Said Damrie selaku Kepala Dinas Kesehatan.”Laporan dengan nomor 23/XII/2014 kemarin jam 12.30 Pak Said langsung melaporkan ke Reskrim terkait penganiayaan yang di terimanya selaku korban penganiayaan.”terangnya.

Adapun akar persoalan bermula dari proyek pembangunan gedung Puskesmas Terpadu (Pustu) di dusun Serat desa Nyamuk Kecamatan Siantan Timur yang telah selesai dikerjakanhya. Proyek pembangunan Pustu sebesar Rp 385 juta dianggarkan pada tahun 2013, namun hingga penghujung 2014 tak kunjung dilunasi pembayaranya.

Helin berkali-kali berusaha menjumpai Said Damrie, namun hanya di janjikan, sampai akhirnya dana proyek Pustu cair sebesar Rp 260 juta. Helin menolak pembayaran tersebut, karena merasa uang itu masih kurang. Helin tidak terima alasan Dinkes memotong anggaran proyek tanpa alasan yang jelas.”Pekerjaan pembangunan Pustu sudah selesai, namun belum di bayar sampai saat ini. Helin selalu terus berusaha jumpa Said Damrie tapi tidak pernah ketemu, tidak ada kepastian. Namun dana itu sudah cair dan Helin-pun merasa di bohongi, akhirnya jadi

emosi sehingga melakukan pemukulan di depan Kantor DPRD KKA kemarin (11/12).”terang Kanit Reskrim Polsek Siantan.

Terhadap laporan tersebut.”Helin diharuskan wajib lapor 3 kali seminggu, harusnya dilakukan penahanan. Karena sel untuk wanita tidak ada dan sel-pun terisi oleh tahanan lainnya, tidak mungkin di jadikan satu dengan tahanan laki- laki, maka kami melakukan penahanan luar.”jelasnya lagi.(yuli)

Ditulis Oleh Pada Sab 13 Des 2014. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek