' '
| | 806 kali dibaca

Pembangunan Tower Tanpa IMB Masih Berlanjut

Terlihat dua orang pekerja sedang memasang penguat signal di tower tanpa IMB.

Terlihat dua orang pekerja sedang memasang penguat signal di tower tanpa IMB.

Tanjungpinang, Radar Kepri – Proses pembangunan tower penguat signal di jalan Gudang Minyak, batu 2 Tanjungpinang yang dihentikan karena tidak memiliki IMB dan penolakan warga, sepertinya dianggap angin lalu. Minggu (12/12/16) siang terlihat beberapa pekerja melanjutkan proses pemasangan beberapa item peralatan ditiang tower.

Sumarno alias Nano, satu dari belasan warga Gudang Minyak yang menolak pembangunan tower mengatakan pemasangan peralatan penguat signal (arde) sudah yang kedua kalinya dilakukan. Padahal berdasarkan pertemuan warga dengan kontraktor dan pemilik lahan di kantor Lurah Tanjungunggat beberapa waktu lalu, berdasarkan kesepakatan pengerjaan lanjutan pembangunan tower di stop.

“Saat itu Lurah meminta agar jangan ada aktivitas pengerjaan lanjutan, karena warga menolak. Begitu juga saat melakukan pertemuan di Posyandu Garuda, kami semua tetap sepakat menolak kelanjutan pembangunan tower,” ujar Nano.

Masih berlangsungnya kelanjutan pembangunan tower, membuat Nano heran. Nano mengatakan Pemko Tanjungpinang dan instansi terkait sepertinya sudah tidak memiliki legitimasi lagi dan tidak dianggap. “Sudah jelas-jelas pihak Kelurahan yang mewakili Pemko Tanjungpinang minta dihentikan, tapi mereka masih tetap melanjutkan. Alasannya takut peralatan itu hilang. Saya bersama warga yang menolak akan mengadu ke DPRD Kota Tanjungpinang, Selasa besok,” ujar Nano dengan nada geram.

Seperti pernah ditulis sebelumnya, pembangunan tower penguat signal milik Telkomsel di jalan Gudang Minyak RT 1 mendapat penolakan dari warga. Selain itu, tower tersebut juga tidak memilik IMB. (Wok)

Ditulis Oleh Pada Sen 12 Des 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda