' '
| | 692 kali dibaca

Pembacaan Tuntutan Terhadap Gustian Bayu Ditunda

Gustian Bayu ketika disidangkan untuk pertamakalinya di Pengadilan Tipikor pada PN Tanjungpinang.

Gustian Bayu ketika disidangkan untuk pertamakalinya di Pengadilan Tipikor pada PN Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Kejaksaan Negeri Tanjungpinang (Kejari Tpi) batal membacakan tuntutan terhadap Gustian Bayu, terdakwa tindak pidana korupsi proyek pengadaan lahan untuk unit sekolah baru (USB) APBD 2009 senilai Rp 2,9 miliar dengan alasan tuntutan belum turun dari Kejati Kepri.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tpi, Maruhum Tambunan SH, ketika dijumpai radarkepri.com, Senin (19/01) di kantornya.”Tuntutan belum turun dari Kejati Kepri, mungkin Senin (26/01) depan sudah bisa dibacakan.”jawab Maruhum Tambunan SH, Kamis (19/01).

Sebagaimana di tulis radarkepri.com, Jaksa menjerat terdakwa Gustian Bayu melanggar, primer, pasal 2 junto, junto pasal 12 juncto pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto pasal 55 KUHP.

Subsidair, pasal 3 junto junto pasal 12 junto pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Gustian Bayu merupakan 2 dari 9 orang anggota tim pembebasan lahan yang proses hukumnya telah sampai ke pengadilan. Sebelumnya, pengadilan sudah menghukum Deddy Chandra selama 6 tahun penjara karena terbukti korupsi yang mengakibatkan kerugian negara Rp 1,8 Miliar. Dua lagi tersangka dalam kasus ini, Syahrizal dan Yusrizal masih belum dilimpahkan penyidik Polres Tanjungpinang ke Kejari Tpi.

Sedangkan 5 nama lagi, masing-masing Drs H Wan Samsi selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs Surya Dianus sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kota Tanjungpinang, Tri Agus Kasmanto sebagai Pj Kepala Kantor Pajak Pratama Tanjungpinang, Drs H Syafrial Evi sebagai Kepala Bappeda dan Penanaman Modal kota Tpi dan Wan Martalena sebagai Lurah Pinang Kencana masih berstatus saksi.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sen 19 Jan 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek