' '
| | 1.660 kali dibaca

Pejabat Anambas Pelesiran ke Pantai Trikora Dengan Mobil Dinas

Mobil dinas pejabat Anambas yang dipakai pelesiran di pantai Trikora, Kabupaten Bintan.

Mobil dinas pejabat Anambas yang dipakai pelesiran di pantai Trikora, Kabupaten Bintan, Jumat (26/12).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Penyakit korupsi di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) bukan hanya terjadi di tingkat atas, para pejabat level bawah juga latah mengikuti sepak terjang atasannya. Meskipun dalam skala kecil, namun tetap merugikan keuangan negera. Seperti pemakaian mobil dinas yang di Tanjungpinang namun dipergunakan untuk pelesiran ke pantai Trikora, Jumat (26/12) lalu.

Hal ini terlihat di sebuah cottage di kawasan pantai Trikora, kabupaten Bintan. Sebuah mobil Avanza putih dengan nomor polisi (nopol) BP 1002 S terlihat parkir disamping sebuah sedan hitam dipelataran parkir cottage tersebut.”Sebenarnya, banyak mobil dinas yang dipakai para pejabat untuk pelesiran ke daerah wisata Trikora.”sebut Andi yang mengabadikan mobil dinas pejabat Anambas di pantai Trikora itu.

Pada kesempatan terpisah, seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Anambas ketika dikonfirmasi radarkepri.com membenarkan mobil Avanza putih itu milik Pemkab Anambas yang ditempatkan di Kota Tanjungpinang.”Mobil itu benar milik Pemkab Anambas bang, heran juga bisa sampai ke Pantai Trikora di hari libur ini.”sebut pejabat yang meminta namanya tidak ditulis itu.

Pihaknya berjanji akan mencari tahu siapa yang memakai dan membawa mobil dinas tersebut.”Nanti saya cari tahu siapa yang memakai dan membawa mobil itu bang.”janji pejabat tersebut.

Kasus penyalahgunaan fasilitas Negara (rakyat Anambas, red) oleh pejabatnya ini sudah sering kali terjadi, namun sampai hari ini Drs Tengku Muhtarudin selaku Bupati Anambas terkesan takut dan membiarkan penyimpangan ini terjadi.

Mencermati ulah pejabat Anambas ini, Sekjen LSM Lidik Kepri, Indra Jaya mengaku heran dengan kelakuan pejabat Anambas ini.”Kalau mau pelesiran, jangan pakai fasilitas Negara-lah. Kendaraan dinas itu untuk keperluaan tugas dan kedinasan, bukan untuk jalan-jalan bersama keluarga.”kritiknya, Sabtu (27/12) ketika dijumpai radarkepri.com.

Pihaknya juga sedang mendata dan menginvestigasi sejumlah mobil dinas berplat merah yang diganti menjadi plat hitam untuk mengelabui masyarakat.”Saya dapat info, sejumlah mobil dinas diganti platnya menjadi hitam dan dipakai untuk pelesiran, nanti saya informasikan kalau sudah dapat data-datanya.”janji Indra sapaan Indra Jaya.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sab 27 Des 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek