'
| | 1.060 kali dibaca

Pedagang Akau Potong Lembu Akan Digusur ?

Akau Potong Lembu

Akau Potong Lembu

Tanjungpinang, Radar Kepri-Puluhan pedagang kuliner yang berada di Akau Potong Lembu, Tanjungpinang, dilanda keresahan. Pasalnya, tersiar kabar mereka akan “digusur” dari lokasi yang ada sekarang ini, ke samping Bank Mandiri Cabang Tanjungpinang. Dulu, lokasi itu dikenal dengan sebutan Akau BDN.

Sudriman, sekretaris umum Persatuan Pedagang Kuliner Akau Potong Lembu (P2KAPL) Tanjungpinang dijumpai Radar Kepri, Minggu (17/02) mengungkapkan, beberapa waktu lalu dirinya bertemu dengan Direktur BUMD Kota Tanjungpinang, Eva Amalia . Dalam pertemuan itu, Eva Amalia bertanya.” Pak, apa ada dapat isu bahwa Akau Potong Lembu ini akan dipindahkan.”Tanya Eva pada Sudirman. Mendapat pertanyaan itu, spontan Sudirman menjawab.”Tidak ada saya dapat info itu.”katanya.

Dalam catatan media ini, kontroversi Eva Amalia selaku direktur BUMD Kota Tanjungpinang  terhadap pedagang Akau ini merupakan untuk kedua kalinya. Awal tahun 2013 lalu, Eva Amalia dengan sewenang-wenang menerbitkan SK yang berisi kenaikanan (penyesuaian) dari Rp 150 ribu menjadi Rp 300 ribu. Dimana, uang untuk ijin usaha Rp 150 per-tahun dan uang pembuatan kartu ijin usaha Rp 150 ribu dengan jangka waktu 3 tahun.

Pada kesempatan terpisah, Alimin, ketua P2KAPL mengungkapkan, tahun 2012 lalu, uang sewa lapak setiap malamnya juga telah dinaikkan secara sepihak oleh Eva Amalia dari Rp 6000 per-malam menjadi Rp 10 000 per-malam. Dengan janji akan melengkapi fasilitas yang ada, mulai dari semenisasi, bantuan tenda dan gerobak pada pedagang Akau. Namun sampai hari ini, hanya segelintir pedagang akau saja yang mendapat bantuan. Sedangkan proyek seminasi yang dijanjikan tak kunjung terealisir.

Pantauan media ini dilapangan, di Akau Potong terdapat 9 unit lampu taman, namun hanya 7 unit yang masih berfungsi dan menyala. Dua unit lagi tidak menyala dan terlihat tiang besi penyangga lampu itu telah patah.

Menurut Eva Amalia dalam rapat dengan pedagang Akau tahun 2012 lalu, lampu taman itu dibeli dari uang yang dikutip dari pedagang setiap malamnya. Begitu juga dengan rencana proyek semenisasi bahu jalan yang sampai hari ini tak kunjung dilaksanakan.

Eva Amalia di konfirmasi Radar Kepri pada Minggu (17/02) terkait akan digusurnya pedagang Akau Potong Lembu itu melalui pesan singkat, menjawab.”Nanti kita cari tau sama-sama ya. Saya juga dengar hal sama, tapi belum tau juga. Karena  masih wara-wiri infonya, trims.”tulis Eva Amalia. (aliasar)

Ditulis Oleh Pada Ming 17 Feb 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek