'
| | 333 kali dibaca

Pasar Pancur Terancam Hancur

Kondisi pasar Pancur tanpa ada pedagang.

Lingga, Radar Kepri-Bangunan pasar bernilai hampir Rp 1 Milar terlantar di Kelurahan Pancur, Lingga Utara, Kabuten Lingga. Sehingga timbul prasangka, proyek pembangunan itu hanya untuk kepentingan pribadi.

Dugaan proyek pembangunan pasar itu untuk kepentingan pribadi, bukan kepentingan masyarakat mencuat. Pasalnya, telah 5 tahun berlalu usia bangunan pasar ini, di bangun sejak 2013 silam namun tidak ada pedagang yang berjualan

Bangunan pasar umum ini di bangun sebelum Agus menjabat sebagai lurah Pancur, Agus yang selalu dipuji sebagai lurah yang berjiwa gotong royong mendapat pekerjaan rumah (PR) untuk mengubah kebiasaan masyarakat yang lebih suka belanja di pasar lama.

Padahal posisi pasar umum ini sangat strategis bisa diakses dari laut dan jalan darat.

Lurah Pancur, Agus yang baru menjabat sejak 2017 lalu ditanya tentang belum aktifnya pasar umum ini mengatakan.”Saya sudah mencoba mengajak masayarakat untuk beradaptasi di pasar umum, namun mereka ada sebagian belum bisa pindah di pasar umum, malahan memilih di pasar lama,” kata Agus melalui pesan WA. Senin (5/3).

Ditambahkan.”Mudah-mudahan dengan pelan-pelan kita bisa merubah kebiasaan tersebut, karena untuk merubah kebiasaan itu butuh peroses,” ujarnya.

Agus menyebutkan sudah coba berusaha mengajak para pedagang untuk pindah di pasar umum.”Dulu para pedagang sempat sebentar menggunakan pasar tersebut, namun pembelinya kurang, bagaimana pedagang mau bertahan kalau tidak ada pembeli makanya mereka memilih di tempat lama,” tutur Agus.
Menurut Agus.”Pedagang butuh pembeli, klw tidak ada pembeli bagaimana pedagang ingin bertahan, Tapi secara pelan-pelan kita akan merubah kebiasaan tersebut, karena semua itu butuh peroses.”paparnya.

Saat inj, lanjut Agus, pasar umum itu sudah diserahkan kepada pihak koperasi untuk mengelolanya.

Ditemui radarkepri.com, seorang pedagang ikan di kelurahan Pancur, Adin mengatakan, lebih memilih di pasar lama.”Alasannya, pedagang lain tidak ada yang mau pindah kesana. Tidak mungkin saya pindah sendiri, kalau pedagang lain tidak mau pindah,” tuturnya.

Pantauan media ini dilapangan, pasar umum tersebut secara fisik yang telah selesai. Tidak ada satupun pedagang yang beraktifias hingga kini. Akibatnya,bangunan berdinding papan dengan tuang beton terlihat sudah lusuh dan jalan menuju pasae sudah keropos.

Realita ini jelas menjadi PR dari kelurahan untuk mengubah kebiasaan masyarakat. Mengadakan bazar murah ataupun keramaian dan pertemuan di pasar ini, mungkin bisa menjadikan warga memanfaatkan bangunan ini. Inovasi dan kreasi dari Lurah agar bangunan ini bermanfaat, ditunggu warga.

Karena, jika kondisi pembiaran ini berlanjut  pasar Pancur terancam hancur dimakan zaman.(hendra)

Ditulis Oleh Pada Sen 05 Mar 2018. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek