' '
| | 1.183 kali dibaca

Parkir Sembarang, Ban Mobil Honda Jazz Digembok

Petugas Dishubkominfo Kota Tanjungpinang sedang menggembok mobi honda Jazz di Jl Tambak.

Petugas Dishubkominfo Kota Tanjungpinang sedang menggembok mobil honda Jazz di Jl Tambak, Kamis (03/05).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) kota Tanjungpinang semakin gencar menertibkan lalu lintas dalam kota Tanjungpinang. Buktinya, hari ini Sabtu (03/05) petugas kembali menggembok sebuah mobil merek Honda Jazz warna abu-abu pekat dengan Nomor Polisi (nopol) BP 1330 WY di Jl Tambak.

Mobil ini digembok petugas Dishubkominfo karena parkir di bawah rambu-rambu larangan parkir. Kepala Dishubkominfo kota Tanjungpinang, Drs Wan Samsi MT di konfirmasi Radar Kepri terkait dengan berapa unit mobil yang digembok oleh anggotanya pada Sabtu (03/05) via ponselnya mengatakan.”Selamat siang komandan. Maaf saya tadi lagi rapat dengan utusan Dirjen Perhubungan dari pusat.”Katanya.

Kemudian lanjut Wan samsi.”Saya juga belum menge-chek lagi kelapangan, nantilah saya chek dulu, jika tidak, tanya saja kepada petugas dilapangan.”saran Wan Samsi.

Hingga berita ini diunggah saran Wan Samsi untuk menanyakan langsung kepada petugas Dishubkominfo dilapangan. Sayangnya, awak media ini belum berhasil menjumpai petugas yang disarankan Wan Samsi tersebut.

Pantauan Radar Kepri dilapangan, sebagian jalan lalu lintas di dalam kota Tanjungpinang, sudah mulai lancar dan jarang terjadi macet. Namun sebagiannya, masih banyak yang memarkirkan kendaraan dengan memakai badan jalan umum. Bahkan ketika petugas melakukan penertiban lalu lintas, masih menjadi bahan pembicaraan dikalangan masyarakat kota Tanjungpinang.

Jun (43) mengaku warga tanjungpinang, ketika dijumpai Radar Kepri di salah satu kedai kopi di Jl Tugu Pahlawan, Meja 7 mengatakan.”Pemerintah kota Tanjungpinang, sudah keliru ini. Jika memang ada keinginan untuk menertibkan jalan lalu lintas di kota ini. Siapkan dong lapangan parkir, supaya masyarakat tidak susah untuk memarkirkan kendaraanya.”Katanya.

Masih Jun.”Kita lihat saja seperti di pasar ikan di Plantar KUD, jangankan menyediakan lahan parkir, malah dibangun untuk kios-kios pedagang. Apakah itu namanya menertibkan lalu lintas ?. Jika seperti ini pemko Tanjungpinang melalui dinasnya, seakan-akan tidak mengerti cara untuk menata kota.”Kesal Jun.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Ming 04 Mei 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda