'
| | 2.742 kali dibaca

Panwaslu Lingga Akhirnya Terima Laporan Money Politik

Wartawan dan ketua DPC PDI-P Lingga ketika menyaksikan video salah satu caleg yang yang diduga melakukan money politik.

Wartawan dan ketua DPC PDI-P Lingga ketika menyaksikan video salah satu caleg yang yang diduga melakukan money politik.

Lingga, Radar Kepri-Harun A Gani, Ketua DPC PDIP beserta timnya akhirnya menepati janji dengan melaporkanan secara resmi dugaan pelanggaran berupa money politik ke Panwaslu Kabupaten Lingga. Selain melaporkan, Harun A Gani juga melengkapi laporan dengan menyerahkan rekaman video dugaan money politik ke Ketua Panwaslu Kabupaten Lingga Idrus Ahmad, Kamis (17/04). Laporan Harun A Gani disampaikan di ruang Panwaslu kecamatan Singkep, Bukit Timah Dabo Singkep.

Usai menyerahkan laporan dan bukti, Harun menilai pemilu kali ini adalah pemilu terburuk di kabupaten Lingga.”Yang mana dugaan money politik cukup tinggi, terbukti dengan adannya rekaman yang saya berikan ke Panwaslu kabupaten Lingga.”kata Harun.
Masih Harun.”Yang kita rekam adalah salah satu caleg dari Partai Nasdem berinisial R A yang mendatangi kantor pemenangan PDIP dapil II Singkep di Sungai Lumpur.”katanya.

Setelah usai melakukan pemungutan suara, Harun menegaskan bahwa rekaman ini adalah salah satu bukti bahwa adannya money politik dalam pemilu kali ini. Harun mengharapkan supaya laporan ini segera di tindak lanjuti.
Usai penyerahan rekaman kepada Panwas, wartawan mendengarkan isi rekaman tersebut yang menyimpulkan bahwa R A memerikan uang kepada pemilihnya Rp 150 ribu per-suara. Selain hal tersebut, dalam rekaman juga diakuinya bahwa ada juga caleg yang memberikan lebih dari Rp 200 per-suara.”Maka kami kalah di tempat yang kita prediksi bisa mendulang suara.”katannya.

Yang paling parah lagi di daerah pulau Mas.”Terpaksa kita kirim uang melalui speed Rp 5 000 000  kepada salah satu tim, supaya suara kita ada.”ujar caleg tersebut, sebagaimana terekam dalam percakapan tersebut.
Usai menyerahkan barang bukti rekaman video ke Panwaslu Kabupaten Lingga, Harun A Gani yang menjabat ketuaPAC PDIP  Lingga tersebut, langsung menuju Polres Lingga untuk mengantarkan rekaman video ke Polres Lingga. Permainan uang (money politic) dilakukan salah satu parpol dan caleg tersebut, sebenarnya sudah di ketahui masyarakat namun tidak ada yang berani untuk menjadi saksi.
Harun mengatakan, ia sudah mengantongi bukti adanya permainan uang dengan adanya pernyataan salah salah seorang caleg dari salah satu parpol. Caleg itu mengaku menerima dana dan ikut membagi-bagikan uang ke warga.”Rekaman kita berikan ke Panwaslu Lingga, KPU Lingga, Bawaslu Kepri, Bawaslu pusat dan aparat penegak hukum. Saya juga sudah berkomunikasi dengan Ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo. Juga dengan Sekretaris DPD Lis Darmansyah. Keduanya, mendukung langkah yang kami ambil. Video rekaman pengakuan adanya money politic juga telah kami kirim ke DPD.”ujarnya.(muslim tambunan)

Ditulis Oleh Pada Kam 17 Apr 2014. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda