' '
| | 1.969 kali dibaca

Pansel JPTP “Jegal” Putra-Putri Natuna Kembali ke Tanah Kelahirannya

Inilah SK pansel JPTP yang mengganjal Putra-putri terbaik Natuna kembali mengabdi di daerahnya.

Inilah SK pansel JPTP yang mengganjal Putra-putri terbaik Natuna kembali mengabdi di daerahnya.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sejumlah putra-putri terbaik asal Natuna dan ingin mengabdi di tanah kelahirannya terganjal. Pasalnya, panitia seleksi (pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) mensyarakatkan PNS yang bisa menjabat yang bekerja/dipekerjakan pada pemerintah Kabupaten Natuna.

Penjegalan ala pansel pimpinan Syamul Bahrum AMP, MSi,Ph d melalui surat nomor 01/pansel/2016 tertanggal 07 November 2016. Padahal pengumuman lelang jabatan itu dinyatakan secara terbuka disebuah media cetak.”Kalau seperti ini, hanya berlaku untuk prjabat yang ada di Pemkab Natuna, untuk apa diumumkan dan di iklankan. Cukup dengan selebaran saja atau pemberitahuan dari Bupati ke dinas-dinas yang ada.”ucap seorang putra Natuna yang saat ini bertugas di Tanjngpinang.

Ditambahkan putra asal Natuna yang saat ini menjabat posisi penting di Tanjungpinang.”Ini sama saja menutup peluang putra-putri terbaik Natuna untuk mengabdi ditanah kelahirannya.””ujarnya.

Praktisi hukum, Iwan Kurniawan SH MH menilai SK pansel itu merugikan dan diskriminatif.”Putra-putri Natuna yang merasa dirugikan bisa menempuh jalur hukum berupa PTUN atau pidana perbuatan melawan hukum(PMH) yang diduga dilakukan pejabat.”tegasnya.

Syamsul Bahrum, menjawab konfirmasi yang dikirimkan media ini via sms ke ponselnya.”Masih di Australia, maaf.”jawabnya.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sab 12 Nov 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda