'
| | 794 kali dibaca

Panglima TNI Hadiri Konggres Kebangsaan Oleh Forum Pemred

Ketua DPR-RI, DR H Marzuki Alie memukul gendang membuka konggres kebangsaan yang dilaksanakan forum Pemred.

Ketua DPR-RI, DR H Marzuki Alie memukul gendang membuka konggres kebangsaan yang dilaksanakan forum Pemred.(foto by aliasar,radarkepri.com).

Jakarta, Radar Kepri-Sejumlah tokoh nasional dan kepala lembaga tinggi Negara menghadiri dan menjadi nara sumber dalam Konggres Kebangsaan yang dilaksanakan Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/12). Pembukaan dengan pemukulan gendang dilakukan ketua DPR-RI, DR H Marzuki Alie.

Nurjaman Mochtar selalu ketua forum pimpinan redaksi mengawali sambutanya mengungkapkan, diselenggarakanya Konggres Kebangsaan oleh Forum Pemred berangkat dari masih banyak persoalan-persoalan krusial bangsa ini yang perlu dicari dan diformulasikan solusinya.”Diantaranya, bagaimana memperkuat fungsi DPR tanpa melampaui kewenangannya. Bagaimana menfungsikan DPD secara tepat dalam system ketatanegaraan Indonesia. Dan Bagaimana menata ulang otonomi daerah untuk mendekatkan pelayanan pada publik tanpa kehilangan kesatuan dan koherensinnya dengan integrasi bangsa secara keseluruhan.”kata Nurjaman Mochtar.

Selain Marzuki Alie, terlihat hadir Panglima TNI Jendral Moeldoko yang menyampaikan tema dengan judul.”Ketidakpatuhan yang berlebihan. Mungkin judulnya agak aneh, tapi itulah yang ada dalam pikiran saya.”kata Jendral Moeldoko.

Jendral Moeldoko ketika memberikan sambutan dalam acara forum Pemred.

Panglima TNI, Jendral Moeldoko ketika memberikan sambutan dalam acara forum Pemred, Selasa (10/12) di ruang Birawa, Bidakara Hotel, Jakarta. Selasa (10/12). (foto by irfan, radarkepri.com).

Dikatakan Panglima TNI, pihaknya mengambil beberapa teori dalam menerjemahkan judul materi yang disampaikan.”Saya mengambil teori chaos, menurut teori chaos, kepakan sayap kupu-kupu di Brazil dapat menimbulkan tornado di Texas. Karena, jika satu komponen kecil dirubah dengan berjalannya waktu, maka dunia-pun akan terlihat berbeda.”sebut Panglima TNI.

Jika diterjemahkan secara lugas, menurut panglima TNI, perubahan kecil akan menjadi besar jika dibiarkan.”Sebagai tentara, jika saya berjalan melenceng 1 derjat saja, maka akan melenceng jauh dari tujuan jika jarak tujuan itu berkilo-kilometer kalau dibiarkan.”terang Jendral Moeldoko.

Terlihat hadir pula ketua DKKPU (Dewan Kehormatan Komisi Pemiluhan Umum) Dr. Jimly Asshiddiqie, SH, ketua DPD H Irman Gusman SE MBA, ketua BPK Drs Hadi Purnomo Ak dan ketua MK, Dr Hamdan Zoelva SH MH. Pantauan Radar Kepri dilapangan, selain dihadiri tokoh nasional dan ketua lembaga Tinggi Negara, di ruang Birawa, Hotel Bidakara-Jakarta juga terlihat hadir ratusan pimpinan redaksi se-Indonesia menghadiri acara yang berlangsung hingga besok, Rabu (11/10).

Hingga berita ini dimuat, pamaparan dari berbagai nara sumber masih berlangsung.”Pak Presiden, mungkin malam ini jam 20 00 Wib akan hadir sebagai nara sumber.”sebut seorang panitia pelaksana.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 10 Des 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek