' '
| | 965 kali dibaca

Ormas HTI Tanjungpinang Demo Tolak Kenaikan BBM

Demo Ormas HTI

Demo Ormas HTI di bundaran Pamedan Jl A Yani menolak kenaikan BBM oleh pemerintah.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Penolakan kebijakan pemerintah menaikan harga BBM subsidi semakin marak. Kali ini, puluhan masyarakat yang tergabung dalam organisasi massa (Ormas) Hitzbut Tahrir Indonesia (HTI) kota Tanjungpinang di bawah kepemimpinan Ustad Erwin S Hutabarat, S Si. Menggelar demo di Jl RH Fisabililah di Kilometer 4 Pamedan Sabtu (15/06), sekitar pukul 16 00 Wib dan berakhir pukul 17 00 Wib.

Ormas HTI menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, karena di anggap menyengsarakan rakyat, Menginga dalam beberapa hari lagi datang bulan suci Ramadhan kemudian para orang tua juga akan memasukkan anaknya ke sekolah.

Dalam orasi damai Ustad Erwin S menyampaikan.”Kebijakan harga BBM itu, harus ditolak. Karena ini adalah kebijakan zalim yang pasti menyengsarakan rakyat. Hasil sensus ekonomi nasional (SUSENAS 2010) menunjukan, pengguna BBM 65% rakyat kecil kelas bawah dan miskin, 27% menengah, 6% menengah keatas alias orang kaya.”ujarnya.

Erwin melanjutkan, dari total jumlah kendaraan di-Indonesia yang mencapai 53,4 juta pada tahun 2010. Sebanyak, 82% di antaranya merupakan kendaraan roda doa, yang notabene kebanyakan dimiliki kelas menengah kebawah. Ini menunjukan bahwa kenaikan harga BBM akan menyengsarakan rakyat.”Ingatlah penguasa yang zalim, pasti akan mendapatkan azab pedih di akhirat. Rasulullah SAW secara khusus mendoakan mereka penguasa yang zalim tersebut.”katanya.

Dalam melakukn orasi damai, ormas HTI di jaga ketat puluhan aparat dari Polreta Tanjungpinang. Dan tak terlihat dari TNI serta Satpol PP. Orasi damai yang dilakukan ormas HTI diakhiri dengan membaca doa oleh Ustaf Prianto. Selesai berdoa massa ormas HTI membubarkan diri dengan tertib.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sab 15 Jun 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda