' '
| | 970 kali dibaca

Oknum Utusan Bank Comenwealth Janji Selesaikan Masalah “Perampokan” Identitas

Commonwealth Bank dan KTP Asnah, korban warning dari dugaan pemalsuan.

Commonwealth Bank dan KTP Asnah, korban warning dari dugaan pencaplokan nama nasabah.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Setelah disorot media ini tentang masalah nasabah salah satu Bank Swasta di Tanjungpinang, Asnah (39) yang warning (diberi peringatan, red). Asnah, warga Pantai Impian RT/005 RW/006 kelurahan Kampung Baru, Kota Tanjungpinang yang merasa identitasnya “dirampok” oleh oknum yang diduga bekerja sama dengan pihak Bank Commonwealth.

Akhirnya, Senin (19/05, Asnah didatangi 2 orang yang mengaku utusan bank asal Australia tersebut. Kedatangan mereka untuk menjumpai Asnah guna mengklarifikasi permasalahan tersebut. Menurut, Asnah terkait dengan “perampokan” data dirinya sehingga merugikannya, mengatakan.”Saya ingin nama saya bersih kembali di seluruh Bank, karena ini sudah menyangkut masa depan saya sekeluarga.”Kata Asnah.

Kemudian lanjut Asnah.”Saya berhubungan dengan Bank sudah sekitar 6 tahun, belum pernah saya macet satu kali-pun. Kok tiba-tiba seperti ini kejadianya, sehingga nama saya di Bank warning, sehingga pinjaman saya di Bank tidak bisa di cairkan.”Kesal Asnah.

Padahal, lanjut Asnah,”Suami saya sangat berharap atas pencairan di Bank swasta tersebut. Karena suami saya pebisnis jual beli mobil. Sudah ada yang membeli kedua mobil tersebut, dengan mengambil uang muka dari si pembeli. Namun rancana suami saya gagal, dan membayar denda 10 persen kepada calon pembeli.”terangnya.

Ditambahkan Asnah.”Saya sangat dirugikan materil maupun secara moril, kemudian waktu saya selama 4 hari ini, habis terbuang, karena masalah ini.”Ujar Asnah dengan muka merah.

Asnah menghimbau.”Pada seluruh nasabah Bank Commonwealth, agar berhati-hati berurusan dengan Bank tersebut, waspada jika ada hal-hal tertentu yang tidak terduga.”Papar Asnah.

Masih Asnah.”Hal ini ditakutkan akan Bank Century yang bermasalah di Jakarta beberapa waktu yang lalu. Yang mengakibatkan sejumlah nasabah dan masayarakat yang lainya, mengalami kerugian.”Tutup Asnah, didampingi suaminya.

Sementara, dua orang utusan bank Comentwealth berjanji akan meng-clear-kan permasalahan tersebut.”Besok (Selaa, 20/05) saya akan hubungi (telp), karena bos saya belum mengerti masalah sebenarnya.”katanya.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sen 19 Mei 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek