'
| | 5.715 kali dibaca

Oknum Anggota DPRD Bintan Ditangkap

Alat hisap narkoba jenis Sabu-Sabu (ilustrasi)

Alat hisap narkoba jenis Sabu-Sabu (ilustrasi)

Bintan, Radar Kepri-Seorang oknum anggota DPRD Bintan berinisial Ar dikabarkan ditangkap karena sedang mengkonsumsi narkoba jenis Sabu-Sabu (SS), Senin (10/11) sekitar pukul 22 00 Wib. Wakil rakyat ini diduga diditangkap disebuah perumahan di kilometer 20 Jl Raya Tanjung Uban, Bintan .

Informasi yang diterima media ini, barang bukti yang ditemukan berupa dua unit bong bekas dipakai mengkonsumsi narkoba jenis Sabu-Sabu.”Dia diduga sudah lama memakai narkoba jenis SS itu. Informasi sudah lama dia (Ar) menjadi target polisi.”terang sumber yang meminta namanya tidak dipublikasikan

Hingga berita ini dimuat, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan tersebut. Kasat Narkoba Polres Bintan, Iptu Hendrik Dwi Susanto dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat ke ponselnya belum menjawab. Padahal pesan konfirmasi yang dikirim media ini menyatakan terkirim (delivered).

Pada kesempatan terpisah, Daeng M Yatir membenarkan Ar itu merupakan anggota DPRD Bintan.”Memang dia (Ar) anggota DPRD Bintan. Kalau tidak salah, dia (Ar) itu dari Dapil Bintan Timur. Tapi saya belum tahu kalau dia kena (ditangkap).”Yatir ketika dikonfirmasi media ini.

Dua nomor Ar yang dimiliki media sudah tidak bisa dihubungi.”Nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan.”demikian jawaban ponsel Ar.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 11 Nov 2014. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Oknum Anggota DPRD Bintan Ditangkap”

  1. DPW LSM LIDIK KEPRI

    LSM LIDIK Kepri menyayangkan sikap wakil rakyat itu, yg seharusnya memberi tauladan malah memberi contoh yang tidak baik, LIDIK minta pihak polres Bintan harus lebih serius jika perlu lakukan hukuman mati pada wakil rakyat yg seperti itu, hal ini menambah deretan panjang membuat rakyat kehilangan kepercayaan kpd wakil rakyat, yg seharusnya memperjuangkan hak2 rakyat malahan sebaliknya, menjadi pengguna narkoba.

Komentar Anda