' '
| | 5.763 kali dibaca

Nyaris Ditikam, Al Laporkan Denu ke Polisi

M Alfaribi, korban penganiayaan saat melapor ke Polsek Tanjungpinang Barat.

M Alfaribi, korban penganiayaan saat melapor ke Polsek Tanjungpinang Barat.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Denu Faturahman dilaporkan ke Mapolsek Tanjungpinan Barat karena menganiaya M Alfarabi, Minggu (21/10) sekira pukul 02 00 Wib.

Kasus bermula dari komentar M Alfarabi di sebuah foto yang dipostingkan di jejaring sosial instagram.”Padahal foto itu tidak ada hubungannya dengan Denu. Tapi mungkin ada yang memanas-manasi dia sehingga Denu marah.”sebut M Alfarabi di Mapolsek Barat.

Keduanya kemudian sepakat bertemu di Rimba Jaya, M Alfaribi datang bersama seorang teman.”Tapi Denu sudah datang bersama 6 orang temannya.”jelas M Alfaribi.

Pertemuan berujung cekcok mulut.”Dalam pertemuam itu, ketua tangan Denu dalam jaket. Saya curiga Denu membawa pisau, setelah saya pegang ternyata benar Denu membawa pisau. Dan saat Denu mengeluarkan pisau itu saya tahan hingga tangan saya terluka. Begitu pisau keluar, Denu menyabetkan ke beberapa bagian tubuh saya.”terang M Alfaribi sambil memperlihatkan luka-luka yang dialaminya pada bagian tangan dan dada.

Usman, orang tua M Alfaribi menambahkan, dirinya mengetahui anaknya yang masih mahasiswa itu menjadi korban pemukulan pada jam 14 00 Wib tadi.”Usai mandi, abangnya Al (panggilan M Alfaribi,red) yang bernama Adi melihat tubuh adiknya luka lecet pada beberapa bagian dan menanyakan. Sehingga Al menceritakan kejadianya.”terang Usman.

Setelah ditelusuri, masih kata Usman.”Denu itu saya kenal, juga ibunya yang bernama Anis Anorza Zaini. Tapi saya serahkan prosesnya pada hukum yang berlaku, karena anak saya ternyata sudah melaporkan kasus ini ke polisi tadi malam. Abangnya Al, si Adi ngotot agar kasus ini diteruskan. Karena dia tidak terima adiknya dianiaya.”ucap Usman.

Sedangkan, Anis Anis Anorita Zaini mengaku akan menyelesaikan masalah ini dengan jalur kekeluargaan.”Saya dan anak akan meminta maaf atas kejadian ini, saya harapkan masalah ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan.”ujarnya.

Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari kepolisian proses hukum kasus ini.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sab 22 Okt 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda