| | 150 kali dibaca

Natuna Kini Punya Laboratorium Seni Budaya Dan Film

Staf Ahli Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia, Bidang Inovasi dan Daya Saing, Ir Ananto Kusuma Seta. M.sc.Phd.

Natuna, Radar Kepri- Wakil Bupati Natuna Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti, Selasa, (29/08) mendampingi Staf Ahli Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia, Bidang Inovasi dan Daya Saing, Ir. Ananto Kusuma Seta. M.sc.Phd. meresmikan laboratorium Seni Budaya dan Film “Marwah Bermadah” di halaman SMAN 2 Pering, Kecamatan Bungguran Timur.

Pada kesempatan tersebut Ananto Kusuma mengatakan, “Momen ini boleh dijadikan sejarah bagi kabupaten Natuna. Sebab kata Ananto-red) Natuna telah di percayakan mendapatkan kepercayaan dan penugasan dari Kementerian Pendidikan dan Kebuadayaan untuk mengemban tugas dalam melestarikan seni budaya tanah air.

“Indonesia yang memiliki sekitar 20 ribu SMA, akan tetapi hanya 5 sekolah SMA yang mendapat penugasan untuk menjadi percontohan laboratorium seni dan budaya. Dari lima SMA yang ada, salah satunya adalah SMAN 2 kecamatan Bungguran Timur Kabupaten Natuna ini,” Ungkap Ananto.

Masih Ananto, Natuna juga memiliki gudang keaneka ragaman budaya termasuk kearipan lokal.

“Natuna saat mendapat perhatian khusus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, karena kabupaten Natuna merupakan etelase, beranda dan wajah Negara Indonesia perbatasan.

Wabup Natuna dan staf Staf Ahli Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia, Bidang Inovasi dan Daya Saing, Ir. Ananto Kusuma Seta. M.sc.Phd.

Selain itu, Ananto juga berharap dengan adanya laboratoriun seni buadaya dan film tersebut, bukan menjadi tujuan akhir dalam melestarikan seni dan budaya di tanah air.

“Semoga dengan adanya laboratorium seni budaya dan flim di SMAN 2 ini, bukan menjadi tujuan ahir, tetapi ini merupakan awal akan lahir kelompok-kelompok seni dari para siswa, akan lahir sanggar-sanggar yang dimiliki oleh para siswa dimasa mendatang,” Harap Ananto mewakili Mendikbud Muhadjir Effendy.

Tidak cukup disana Ananto juga menyampaikan, permohonan maaf dari Kemendikbud, karena tidak bisa hadir langsung dalam peresmian laboratorium seni budaya di SMA 2 Natuna.

“Dalam kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf dari bapak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan karena, beliau berhalangan hadir dalam peresmian laboratorium seni budaya ini. Ada beberapa hal yang tidak bisa beliau tingalkan, namun beliau berjanji satu saat nanti akan hadir langsung ke Natuna. “Sampai Ananto.

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni suprapti ditempat terpisah memaparkan,” Kabupaten Natuna memiliki begitu banyak kesenian budaya peningalan para leluhur yang tentunya memiliki nilai-nilai dan norma sosial yang membentuk masyarakat melayu.

Kita menyadari sambung Ngesti, saat ini kesenian dan budaya asli Indonesia dan daerah mengalami kemerosotan karena terguras oleh kemajuan dan perkembangan zaman.”Sampai Ngesti.

Acara tersebut, juga nampak dihadiri oleh Ketua komisi I DPRD Natuna Wan. Sofyan, Kadisdikpora Natuna Marka Dj S. Pd. Para guru serta tokoh masyarakat lainya. (Herman)

Ditulis Oleh Pada Kam 31 Agu 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda