'
| | 1.355 kali dibaca

Meskipun Telah Ditegur, Pembangunan Vihara Milik Henky Tetap Berlanjut

Pembangunan Vihara dan lapangan parkir milik Henky yang menutuo parot sehingga menimbulkan banjur.

Pembangunan Vihara dan lapangan parkir milik Henky yang menutuo parot sehingga menimbulkan banjur.

 

Tanjungpinang, Radar Kepri-Walaupun tidak mengantongi izin Pembangunan Vihara dan Perparkiran di Jalan.Bakar Batu yang di kuasai oleh Hengky Suryawan namun tidak menjadi permasalahan bagi Hengki, terlihat sejumlah Pekerja masih beraktivitas dilokasi tersebut Senin (09/05).

Pantauan radarkepri .com dilapangan, terlihat sejumlah pekerja terus melakukan aktivitas dikawasan tersebut. Wajar muncul penilaian seorang Pengusaha tersebut” kebal ” hukum, karena tanpa ada Izin, pembangunan tetap saja di lanjutkan.

Sekretaris Kelurahan Kamboja, Rahmanto saat dijumpai diruangannya mengatakan sebelumnya pihak Lurah sudah ke lokasi pembangunan tersebut ,namun tidak menjadi permasalahan bagi mereka.”Kemaren kami sempat ke lokasi itu,tapi sepertinya Pemborongnya sedikit membangkang orangnya,lebih tepatnya minta Statemen Kepala saja bang,”Ucap Anto.

Lurah Kamboja, Tri Putranto di jumpai radarkepri.com di sebuah Warung kopi Jln.Tambak mengungkapkan, untuk sementara isu yang beredar lahan milik Hengki akan dibuat lahan parkir, belum diketahui pasti apa yang ingin dibangun Hengki,namun yang menjadi tupoksinya parit yang ditutup tersebut merupakan Fasilitas umum atas izin siapa penutupan parit tersebut.

Kemudian Terkait lahan parkir yang telah dibuat itu sudah termasuk wajar, karena penguasaan lahan dimiliki oleh Hengki.” Namun terkait parit yang telah ditutup, Pihaknya telah menegur dan meminta dua bak Kontrol untuk parit tersebut,agar Genangan Air apabila terjadi hujan tidak terjadi Banjir, ternyata itu tidak direspon oleh pemilik pengusaha.”terangnya.

Sementara itu, Tri juga mengungkapkan bahwa sudah ada rekomendasi Pemerintah Kota ke Satpol PP untuk memperingati Pemilik lahan tersebut.”Kemaren sudah ada datang Satpol PP ,dan Satpol PP yang menindak Lanjutinya,” Ucap Tri.

Begitu juga RT 02 RW 05 Kelurahan Kamboja, Badrul Syah kembali mengatakan dirinya tidak setuju jika nanti akan dibuat Vihara dan juga Pembangunan Parkiran yang sudah menutup parit sehingga Genangan air mengalir ke arah Tambak akibatnya terjadi Kebanjiran,”Masyarakat sudah mengeluh akibat Pembangunan Parkir dan Vihara yang tidak memiliki Izin ini,yang jelas saya sangat tidak setuju,” Kata RT tersebut.

Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menjumpai Henky Suryawan, guna konfirmasi dan klatlrifikasi terkait hal diatas.(akok)

Ditulis Oleh Pada Sen 09 Mei 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda