' '
| | 1.187 kali dibaca

Meri Babak Belur Dihajar Pacarnya

Tersangka Samarudin yang menganiaya Meri karena cemburu.

Tersangka Samarudin yang menganiaya Meri karena cemburu.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Samarudin (27), lelaki asal Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), tega menganiaya pasangan kumpul kebonya, Meri (23) dengan cara memukul dan menginjak-injak dirumah kosnya, jalan Kemboja Kelurahan Kemboja Kecamatan Tanjungpinang Barat, Jum’at (07/03). Bahkan Meri ditusuk dengan belati di leher dan dadanya hingga mengalami luka parah.

Samarudin juga menikam dua orang teman lelaki Meri yang bernama Gunawan (23) dan Andi (23). Kedua korban penusukan tersebut, masih terbaring di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang, untuk menjalani perawatan luka tusuk yang di deritanya. Sementara, Samarudin, pelaku penusukan di amankan di Polsek Tanjungpinang Barat untuk mempertanggung jawaban perbuatannya.

Hal ini disampaikan, Kapolsek Tanjungpinang Batat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Basrul Lubis dalam jumpa pers, di kantornya Sabtu (08/03).”Kejadian tersebut berawal antara pelaku, Samarudin dengan Meri cekcok yang berujung pertengkaran. Mungkin karena terbakar api cemburu, sehingga pelaku menganiaya korban Meri.”Kata Kapolsek.

Kemudian lanjut Basrul Lubis.”Mungkin karena tidak tahan dianiay, Meri menelpon dua orang teman lelakinya. Setelah itu, terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku, sehingga dua orang teman lelaki Meri, Gunawan dan Andi mengalami luka tusuk dileher sebelah kanan.”sebut Kapolsek.

Masih Kapolsek.”Sementara Gunawan mengalami luka tusuk di bagian Dada sebelah kiri. Melihat temanya bersimbah darah, Meri langsung melapor ke Polsek Tanjungpinang Barat. Polisi langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan korban untuk di bawa ke RSUD Tanjungpinang guna mendapatkan perawatan medis.”jelas Kapolsek.

Sementara pelaku telah melarikan diri ke Batam.”Kita menangkap dengan cara memancing pelaku. Meri menelpon pelaku, akirnya pelaku datang menjumpai Meri di pelabuhan Fery Tanjung Uban. Dan pelaku langsung ditangkap tanpa perlawanan.”terang Kapolsek.

Atas perbuatanya, lanjut Kapolsek.”Pelaku dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan”Jelas Lubis didampingi Kanit Reskrim Ipda Dulatif.

Samarudin tersangka penganiayaan, dikonfirmasi wartawan tentang penganiayaan yang dilakukanya, menjelasnya.”Waktu itu saya kesal, karena Meri tidak pernah jujur dalam segala hal kepada saya. Setiap saya tanya, dia selalu tidak jujur, karena tidak bisa menahan emosi saya pukuli dia.”Jelasnya.

Kemudia, lanjut Samarudin.”Meri langsung memanggil dua teman lelakinya, langsung mengejar saya, dan saya langsung lari sambil mengambil pisau dalam lemari.Tanpa banyak tanya, korban langsung saya tikam, dan kepala saya juga dilempar dengan batu, sehingga kepala saya dijahit.”katanya.

Mengenai hubungan dengan Meri.”Saya berhubungan dengan Meri sudah sekitar 2-3 bulan, dia (Meri), ketika mengenal saya mengakunya seorang wartawan KPK. Sebelum saya mengenal Meri, saya sudah pernah menikah dan punya anak satu. Sekarang saya dengan istri saya sedang menjalani proses perceraian.”Tambah bapak satu anak itu dengan santai.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sab 08 Mar 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda