' '
| | 2.960 kali dibaca

Manuver Oknum DPW Partai Ka’bah Kepri, Ciderai Marwah Anambas

Inilah SK DPP PPP versi Djan Faridz tentang pengesahan kepengurusan DPC PPP Anambas.

Inilah SK DPP PPP versi Djan Faridz tentang pengesahan kepengurusan DPC PPP Anambas.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) versi Djan Faridz mengukuhkan kepengurusan DPC PPP Anambas dengan ketua Oscar Septem SH dan Sekretaris, Asmirwan sesuai dengan surat keputusan (SK) nomor 366/SK/DPP/C/VII/2015 masa bakti 2015-2016.

Penegasan diatas disampaikan Asmirwan ketika dijumpai radarkepri.com, Minggu (30/08) di Tanjungpinang mencermati isu berkembang yang menyatakan dirinya telah diberhentikan dari DPP PPP versi Djan Faridz.”Sampai hari ini, saya tidak pernah menerima surat pemecatan dari DPP PPP versi Djan Faridz. Dan saya tidak pernah mengajukan pengunduran diri sebagai anggota PPP maupun sekretaris DPC PPP Anambas.”tegasnya.

Pihaknya mensinyalir, isu pemecatan yang santer beredar menjelang Pilkada Anambas, menurut Asmirwan adalah manuver politik segelintir oknum politisi DPW PPP Kepri yang mengusung calon “boneka” dalam Pilkada Anambas.”Untuk kepentingan sesaat, elite politik level Provinsi mengorbankan marwah PPP di Anambas dan Kepri. Ini yang sangat kita sesalkan.”ucapnya tanpa menyebutkan oknum politisi yang main “kotor” tersebut.

Setelah memperoleh salinan SK DPP PPP versi Djan Faridz, menurut Asmirwan.”Saya semakin mantap untuk meneruskan tindak pidana dugaan pemalsuan yang dipergunakan untuk kelengkapan administrasi dalam pencalonan Bupati di Anambas. Saya bukan mau menggagalkan Pilbub Anambas, tapi pilkada di Anambas harus jujur, jangan membohongi masyarakat.”ucapnya.

Sementara itu, Sayid Azhari SH, ketua DPW PPP Kepri versi Djan Faridz dijumpai radarkepri.com beberapa waktu lalu di PN Tanjungpinang mengungkap.”SK pemberhentian Oscar dan Asmirwan sudah disampaikan ke DPW PPP. Ada SK dari DPW PPP Kepri itu.”tegasnya menjawab konfirmasi radarkepri.com.

Asmirwan menilai, hanya DPP PPP yang berwenang memecat dan memberhentikan dirinya.”Tapi faktanya, sampai hari ini, saya belum menerima SK pemberhentian itu dari DPP PPP.”pungkasnya.

Asmirwan juga telah melayang surat ke Bawaslu dan KPU pusat agar memverifikasi ulang legalitas dukumen dukungan pada pasangan Azhar-Andik Mulyawarman sebagai bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Anambas yang saat ini telah ditetapkan sebagai cabup/cawabup oleh KPUD Anambas.

Kisruh di partai berlambang Ka’bah ini bermula dengan munculnya selembar surat dukungan dari DPP PPP versi Djan Faridz untuk pasangan Azhar-Andik Mulyawarman sebagai bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Anamba pada tanggal 23 Juli 2015 dengan nomor 511/KPTS/DPP/VII/2015 ditandatangani H Djan Faridz (ketum) dan Dr H RA Dimyati N SH MH M Si selaku Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP PPP kubu Djan Faridz.

Anehnya, sehari kemudian, terbit SK pengesahan kepengurusan DPC PPP Anambas dengan ketua Oscar Septem SH (ketua) dan Asmirwan (sekretaris). Dimana, DPC PPP Anambas mengusung pasangan Yusrizal-Oscar sebagai cabup/cawabup Anambas.”Perjuangan kita menegakkan marwah Anambas belum selesai. Setelah mengirimkan surat, kita telah menyiapkan dokumen untuk melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum. Termasuk dugaan penyalahgunaan wewenang oleh KPUD Anambas, yang kita nilai sengaja lalai dan mengabaikan kejanggalan persyaratan administrasi.”terangnya.

Pihaknya juga heran dengan besarnya dana kampanye pasangan Azhar-Andik yang mencapai Rp 2 Miliar.”Dari mana sumber dana kampanye pasangan ini, kita minta PPATK menelusuri aliran dana kampanye pasangan ini. Karena, saya tahu persis kondisi perekonomian keduanya, satu petani dan satunya lagi nelayan tradisional. Tentu saja besarnya dana kampanye keduanya ini mencurigakan.”pungkasnya.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sen 31 Agu 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

3 Comments for “Manuver Oknum DPW Partai Ka’bah Kepri, Ciderai Marwah Anambas”

  1. 70 th NKRI ini menghirup udara kebebasan, knapa masih ad rakyat indonesia yg menjajah negerinya sendiri…
    “MERDEKA”…lanjutkan

  2. Lanon Campa

    dok osah buot masalah agek ah BL, kau dilapor balek kagek … haha tunggu waktu ojok wak,,,

  3. save anambas

    kenapa harus takut untuk bersaing jika ingin anambas maju, wak nak jadi pemimpin atau penguasa di anambas, anambas sedang hiruk pikuk jika di awali dengan buruk hasilnya pasti buruk…

Komentar Anda