| | 5.808 kali dibaca

Makan Tak Bayar, Leny Ancam Polisikan Kadishub Batam

Uni Leny, pengusaha catering yang dirugikan kadishub Batam.

Uni Leny, pengusaha catering yang dirugikan kadishub Batam.

Batam, Radar Kepri-Uni Leny, seorang. Ibu paroh baya, pengusaha catering mengaku mengalami kerugian mencari Rp 50 juta karena makanan yang dijualnya tidak dibayar.

Hal ini terjadi sekitar dua tahun lalu, sewaktu dia membuka usaha bazar Dapur Melayu Natuna. Hal ini dikatakan Uni Leny dikantor DPRD Batam, Rabu (14/10)
menceritakan Peristiwa kerugian yang dialaminya waktu itu.

Dia mengatakan bahwa waktu itu Zulhendri, Kepala dinas Perhubungan kota Batam yang mengaku orang asli Natuna, melihat adanya stand bermerek Dapur Natuna,
Lalu Zulhendri tana basa basi, mengajak semua anggotanya dan mahasiswa asal Natuna dan seluruh pegawainya makan distandnya sekenyang- kenyangnya.”Kurang lebih seratus orang habis itu pergi, sehingga saya mengalami kerugian Rp 50 juta.” jelasnya.
Lebih lanjut ia menceritakan kepada awak media ini, bahwa dirinya sudah berupaya untuk menagih hal tersebut kepada Zulhendri.”Namun mereka selalu mengelak, alias tidak mau bayar, apa begini moral seorang Pejabat Kepala Dinas.”keluhnya.
Masih dia.”Saya siap membawa kasus ini kejalur hukum, apa saya sampaikan ini siap saya pertanggung jawabkan dimana hukum kalau tidak benar.”tutupnya.
Sementara itu Zulhendri Kadishub Batam yang dikonfirmasi melalui SMS ke ponselnya terkait hal diatas, sampai berita ini diturunkan belum ada jawabannya.(taherman).

Ditulis Oleh Pada Rab 14 Sep 2016. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek