| | 269 kali dibaca

Mabes Polri Lakukan Penilaian Layanan Publik di Polres Natuna

Tim Mabes Polri saat melakukan penilain di Mapolres Natina.

Natuna,Radar Kepri-Markas Besar (Mabes) Polri lakukan penilaian pelayanan publik di Polres Natuna, Selasa (16/05) pagi tadi.

Pada acara tersebut, Polres Natuna juga mengundang tokoh masyarakat, tokoh Agama, LSM dan Pemda Kabupaten Natuna. pengukuran kinerja dan Pelayanan Publik dengan Indeks Tata Kelola (ITK) Kepolisian.

Penilaian ITK di Polres Natuna, didampingi oleh Asisten Rencana Polri, Kombes Pol, Meliana Irianti dan Kombes Pol,  R. Nurhadi Yuwono dari Polda Kepri.

hadir diacara tersebut, Kapolres Natuna, Charles P Sinaga,SH. seluruh Kasat, Kabag, perwakilan LSM, Tokoh Agama, dan perwakilan Wartawan.

Ketua tim ITK, Kombes Pol. R. Nurhadi Yuwono pada acara itu mejelaskan, “Kegiatan ini adalah salah satu cara dalam menentukan tolak ukur  penilaian kinerja pelayanan polisi di daerah perairan dan perbatasan yang rawan konflik.”Katanya.

Masih Nurhadi, Dalam pengukuran penilaian kinerja, Polres Natuna masuk dalam kategori tipe Polres Perairan, dikarenakan Natuna merupakan wilayah yang perairanya lebih luas dari daratan.

Di Kepri hanya dua Polres yang masuk penilaian tipe perairan, yaitu, Natuna dan Bintan.

“Polres Natuna sala satu masuk dalam penilaian kinerja Mabes Polri untuk tipe Polres Perairan. Sedangkan Bintan tipe Polres Perbatasan, “Terang Kombes, R. Nurhadi.

“Mengingat pentingnya penelitian ini, sekaligus menjaga independensi Mabes Polri maka perlu menggandeng Kemitraan sebagai lembaga independen yang telah berpengalaman dalam menyusun indeks. Yang kita ikut dalam pengukuran ini melibatkan sejumlah unsur pemerintah, Polres, kejaksaan,  LSM. ormas,  tokoh agama dan masyarakat serta dari perwakilan media. Peserta ini dijamin tak memihak dan lebih indenpenden.

“Polri sudah banyak berubah saat ini. Saatnya layanan publik Polres Natuna mulai memanjakan masyarakat dengan berbagai kemudahan. ITK hadir dalam rangka memastikan kualitas layanan di tingkat Polres,” tambahnya.

Masyarakat diminta untuk jujur dalam pengisian kuisioner sesuai dengan fakta yang ada di lapangan jangan ada yang ditutup-tutupi. Baik bilang dan jelek bilang jelek. Indentitas kami rahasiakan.” Harap Nurhadi.

Peneliti Kemitraan Pusat, Pusat Studi llmu Kepolisian, M. Ghausah, menyampaikan aspek metodologi dan kelebihan ITK dibandingkan alat ukur kinerja yang lain.

Dimana ITK menggunakan gabungan data objektif (sekunder) dari sembilan satuan fungsi, data persepsi masyarakat, observasi layanan publik dan wawancara mendalam dengan Kapolres.

Yang menjadi tolak ukur penilaian pelayanan di seluruh mapolres adalah, Satreskrim. Satintelkam,  Satlantas. Sabhara,  Satpol Air dan pelayanan pengurusan SIM,  SKCK dan layanan pengaduan.”Katanya. (herman)

Ditulis Oleh Pada Sel 16 Mei 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek