| | 985 kali dibaca

LSM Pertanyakan Perkembangan Korupsi Bansos Batam

Mulkansyah, Ketua LSM NCW Kepri.

Mulkansyah, Ketua LSM NCW Kepri.

Batam Radar Kepri-Kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Batam anggaran tahun 2011 sebesar Rp 66 miliar yang sempat menghangat karena dibidik Lejasaan Tinggi Kepulauan Riau, kini mulai redup lagi.

Padahal dugaan korupsi dana bantuan sosial anggaran tahun 2011 sebesar Rp 66 miar itu diusut tim satgassus Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan tinggi Kepulauan Riau, memanggil pejabat-pejabat Pemko Batam, untuk diperiksa terkait kasus tersebut.

Sebagaimana diketahui sejumlah Pejabat Pemko Batam, yang diperiksa Kabag keuangan Adulmalik, Muslim bidin Kepala Dinas Pendidikan, Pebrialin Mantan kesbang linmas, yang sekarang menjabat kepala Dinas UKM Batam.
Informasi lain sekda Batam, Agussaiman dan mantan Walikota Batam Ahmad Dahlan, juga telah diperiksa Kejalsaan tinggi Kepulauan, dan mantan wakil ketua DPRD Batam, Haris Hardi Halim, informasi terakir, bahwa Haris Hardi halim sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun sejak ditetapkannya Haris Hardi Halim sebagai.”Terkesan kasus ini udah mulai senyap, bahkan nasib peja,bat Pemko Batam belum diketahui oleh masyarat Batam.”kata Mulkansyah Ketua NCW Kepri di Batam centre, (24/05).

Lebih lanjut Mulkansyah meminta Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau transfaran dalam membakar kasus bansos ini.”Kejaksaan apakah para pejabat yang sudah diperiksa terlibat atau tidak, maka secepatnya tetapkan status merek, kalau tersangka katakan tersangka, kalau tidak katakan tidak sehingga tidak menjadi tanda tanya ditengah-tengah masyarakat.”ujarnya.

Karena janji dari pada kepala Kejaksaan tinggi Kepulauan Riau sewaktu dijabat Sudung Situmorang, segera akan menuntaskan kasus diatasi seusai Pemilu kada, Pemilahan Bupati, walikota, Gubernur dipropinsi Kepulauan Riau.”Namun sampai sekarang, bahkan sampai diganti Sudung, juga belum ada titik bekam kasus tersebut bekal dituntaskan.” Ungkapnya.

Masih Mulkansyah.”Saya harapkan Kejasaan Agung RI segera perintahkan anak buahnya tidak main – main dalam memproses kasus ini, jangan sampai uang rakyat ini diambil oleh pejabat-pejabat pejabat bermental korup,untuk memperkaya kempentingan pribadi mereka-mereka itu.’tutupnya. ( taherman)

Sela

Ditulis Oleh Pada Sel 24 Mei 2016. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek