| | 1.166 kali dibaca

LSM dan Ormas Diminta Tidak Demo Tolak Ahmad Dahlan

Ketua Barisan Muda Demokrat Indonesia Provinsi Kepri, Edy Soesilo.

Ketua Barisan Muda Demokrat Indonesia Provinsi Kepri, Edy Soesilo.

Batam, Radar Kepri-Jelang pilkada (Pilgub, Pilbub dan Pilwako) di provinsi Kepri, tensi politik  politik semakin meninggi. Beberapa aktifis LSM yang ada dikota Batam berencana melakukan aksi demo di kota Batam, sasarannya Walikota Batam, Drs H Ahmad yang dikabarkan akan mencalonkan diri sebagai Wakil Gubenur Kepri berpasangan dengan Drs HM Sani, incumbent.

Aksi demo penolakan pada Drs H Ahmad Dahlan ini disampaikan ketua Barisan Muda Demokrat Indonesia Propinsi Kepri , Edi Soesilo pada radarkepri.com, Minggu (07/06) di Batam Center. Edi Soesilo minta pada seluruh masyarakat Batam, paguwuban, ormas , aktifis LSM dan  tokoh-tokoh masyarakat yang ada dikota Batam tidak melakukan aksi demo di kota Batam dalam menolak Drs H Ahmad Dahlan.”Karena hal itu, bisa mengganggu keamanan dan kenyamanan di kota Batam, sebagaimana kita ketahui, kota Batam ini adalah kota investasi bagi investor, baik lokal maupun Internasional, maka dari itu mari kita jaga kenyamanan Batam.”ajaknya.

Karena, lanjut Edi Soesilo, kalau Batam selalu ada gerakan aksi demo.”Yang rugi kita semua, tentu para investor takut untuk menanamkan modalnya untuk berinvestasi di kota Batam. Akibat demo-demo yang berkepanjanagan juga bisa merusak iklim investasi di kota Batam.”sebutnya.

Alangkah baiknya, lanjut segala suatu yang akan disampaikan terhadap pemimpin itu dengan musawarah dan mufakat.”Tidak dengan cara melakukan aksi-aksi demo yang bisa mengganggu stabilitas  keamanan dan kemyaman Batam.”ungkapnya.

Menyinggung dugaan kasus korupsi yang terjadi di kota Batam, membuat para aktifis LSM melakukan aksi demo tersebut. Menurut Edi Soesilo.”Silahkan laporankan pada penegak hukum, bukan melakukan aksi demo. Soalnya itu ranah penegak hukum, karena kita punya azas praduga tidak bersalah, belum tentu mereka itu melakukan  korupsi, tetapi sudah dituduh melakukan korupsi, hal ini bisa merusak nama baik seseoarang. Karena yang menentukan orang itu bersalah atau tidak hanya hakim, bukan aktifis LSM dan sebagainya.”terangnya.

Pihaknya menghimbau pada seluruh rekan-rekan aktifis LSM, Ormas dan masyarakat Batam lainya untuk tidak melakukan aksi-aksi yang bisa merugikan semua.”Batam adalah kota tujuan investasi bagi investor yang perlu kita jaga kenyamanannya.”sebutnya.

Aktifis LSM LPPRNI Batam, Jery Macan.

Aktifis LSM LPPRNI Batam, Jery Macan.

Menyinggung arah politik Barisan Muda Demokrat Indonesia Provinsi Kepri dalam pemilhan Walikota Batam dan pemilihan Gubernur Kepri, Edi Soesilo mengatakan.”Sat ini menurut saya,  pasangan HM Sani dan Ahmad Dahlan untuk Kepri. Untuk walikota Batam, pasangan Rudi SE dengan Drs Jepridin S Pd. Sebagaimana hasil kajian Lembaga Survey Indonesia (LSI) beberapa waktu yang lalu, mereka ini yang tertinggi.”ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Jerry Macan, minta pada rekan aktifis LSM dan ormas lainnya.”Hal ini jangan dijadikan komoditi politik, kalau memang ada rekan-rekan menemukan dugaan korupsi yang dilakukan para pejabat-pejabat tersebut tidak perlu demo. Silahkan laporkan pada penegak hukum terkait, karena sudah ada jalurnya, ada Kejaksaan, Kepolisian, dan KPK, laporkan saja.”himbaunya.

Kalau demo yang dilakukan, lanjut Jery Macan dapat mengganggu stabilitas keamanan kota Batam, sehingga Batam bisa tidak  kondusif yang bisa merugikan semua.”Karena Batam ini tempat mengadu nasib bagi seluruh warga Indonesia, merubah kehidupan dari kampung halamannya masing-masing. Yang datang ke Batam dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.”paparnya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Ming 07 Jun 2015. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek