' '
| | 815 kali dibaca

Lomba Paduan Suara Meriahkan Ultah PGRI ke 43

sekretaris korpri Tanjungpinang, Dwi Trijanto dan ketua panitia Tengku Dahlan bersama wakil walikota Tanjungpinang, Syahrul berita ultah Korpri

Sekretaris Korpri Tanjungpinang, Dwi Trijanto dan ketua panitia Tengku Dahlan bersama wakil walikota Tanjungpinang, Syahrul S Pd.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Tiga hari berturut-turut, dari tanggal 17, 18 hingga 19 November 2014, DP PGRI Kota Tanjungpinang mengelar rangkaian kegiatan untuk memeriahkan ulang tahun PGRI ke-43.

Hari pertama, Senin (17/11), digelar lomba paduan suara yang berjudul Mars Kopri. Kegiatan ini dibuka Wakil Walikota Tanjungpinang, H Syahrul S Pd. Selain lomba paduan suara mars kopri, juga diadakan lomba pengucapan Panca Prasetya kopri. Tarian tradisonal Melayu, jogged Dangkung-pun tak ketingggalan mengisi kegiatan ulang tahun Kopri ke 43 tahun. Yang pelaksanaannya dipusatkan di gedung kesenian Aisyah, Tepi Laut.

Menurut, Syahrul, Kopri merupakan wadah persatuan pegawai negeri sipil dan setiap pegawai negeri sipil yang bernaung dalam kopri wajib tahu lagu mars kopri. Ia berharap perlombaan tersebut bukan sekedar seremonial melainkan ada hasilnya setidaknya bagi diri dan masyarakat. Ia juga menambahkan setiap anggota kopri wajib hapal dan menghayati panca prasetya dengan demikian setiap anggota kopri atau pegawai negeri sipil akan menjadi abdi Negara yang totalitas dalam menjalankan tugasnya.”Saya harap nantinya seluruh SKPD dalam pemerintahan kota Tanjungpinang bisa mengikuti kegiatan ini, dengan kegiatan ini kita bisa melihat mental aparaturnya.”ujar Syahrul.

Sekretaris Kopri Tanjungpinang, Dwi Trijanto, kepada Radar Kepri mengatakan, 3 juri dalam acara paduan suara ini adalah L Tobing, Pipin hasibuan (mantan anggota DPRD kota Tanjupinang), Sutan Muhamad Isha. Mereka sudah pengalaman dan dewan juri yang menentukan kategori penilaian paduan suara.”Mereka-kan sudah pengalaman, jadi mereka yang lebih tahu dengan suara, not dan lain sebagainya, jadi juri yang menentukan apa penilaian untuk paduan suara ini.”ungkapnya

Dwi mengungkapkan kegiatan ulang tahun Kopri memang diadakan setiap tahunnya.”Pelaksanaan ini  berdasarkan petunjuk dari dewan nasional Kopri.”ringkasnya. Masih Dwi, selain lomba paduan suara.”Kita juga melaksanakan kegiatan olah raga yang akan kita adakan di Sengarang seperti tarik tambang, lomba bakiak, yang sifatnya masih tradisional sesuai keadaan dan kebutuhan.”ujarnya.

Ia juga membenarkan dalam rangkaian kegiatan bersempena ulang tahun Kopri tidak semua SKPD mengikuti.”Memang benar tidak semua SKPD mengikuti, ada yang kebetulan bersamaan dengan kegiatan ini SKPD yang bersangkutan ada kegiatan. Selain itu ada yang kurang anggotanya. Untuk paduan suara sesuai perundingan kita dengan juri, kita ambil sesuai kapasitas yang ada dimasing-masing SKPD. Pegawai honor-pun kita masukan karena kurangnya jumlah pengawai. Pengumuman pemenang akan siumumkan pada malam keakraban.”urainya.

Sementara itu, salah seorang juri paduan suara, Pipin Hasibuan, yang dikonfirmasi Radar Kepri mengatakan, ada sekitar 17 kategori yang dinilai. Tetapi disingkat menjadi 4 poin penting. Yakni vocal, intonasi meliputi ketepatan nada dan ritme, interprestasi dan artistik. Diluar poin-poin ini, dirijen (pemimpin lagu) juga ikut dinilai. Dalam pengamatan pipin Hasibuan, ada beberapa dirijen yang dinilainya over acting dengan bergoyang mengikuti musik pengiring.”Dirijen juga kita nilai, ada tadi beberapa yang over acting. Dan tangan tidak boleh melewati telinga, dalam tehknical meeting kita sudah sampaikan tapi masih juga begitu. Dari mulai peserta masuk sudah menjadi penilaian kita.”tegasnya.(lanni)

Ditulis Oleh Pada Sab 22 Nov 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda