' '
| | 1.648 kali dibaca

Listrik Sering Mati, Wawako Panggil Kepala PLN Tanjungpinang

H Syahrul S Pd

H Syahrul S Pd

Tanjungpinang, Radar Kepri-Terkait dengan pemadaman listrik yang sering terjadi di Kota Tanjungpinang belakangan ini, membuat masyarakat Tanjungpinang menjadi resah dan kesal. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang memanggilan pihak PLN mempertanyakan dan mencari solusi dari permasalahan krisis listrik yang terjadi di Kota Tanjungpinang saat ini.

Pemanggilan pihak PLN dilakukan oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd. di Ruang Kantor Wakil Walikota Tanjungpinang, Senggarang, Selasa (13/05). Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Tanjungpinang, H Syahrul S. Pd, menyampaikan kepada semua masyarakat Kota Tanjungpinang.”Pemadaman listrik ini terjadi bukan karena faktor kesengajaan, namun dikarenakan gangguan jaringan dan faktor alam serta kekurangan daya mesin. Dengan mekanisme yang ada, kami (pemerintah kota Tanjungpinang.red) akan terus melakukan koordinasi dengan pihak PLN.”ungkap Syahrul.

Syahrul juga menghimbau kepada masyarakat Kota Tanjungpinang untuk bersama-sama berfikir positif karena ini semua harus melalui proses yang panjang.”Untuk itu kita sikapi dengan arif dan bijaksana.”tambahnya.

Saat dikonfirmasi permasalahan tersbut, manajer PLN area Tanjungpinang, Majuddin menjelaskan.”Lima hari belakangan terakhir ini, PLN memang melakukan pemadaman bergilir. Hal tersebut terjadi akibat adanya defisit di sisi pembangkit unit I PLTU Galang Batang yang mengalami gangguan, kondisi tersebut diperkirakan malam ini sekitar pukul 20.00 Wib. Akan normal kembali dan bisa masuk ke system. Artinya apa, kalau ini sudah masuk ke sistem, daya mampu kita sudah cukup, saat ini  kapasitas pembangkit daya kita 56 Mega Watt, beban puncak 54 MW, jadi daya mampu kita telah cukup, sehingga tidak ada lagi pemadaman listrik.”terangnya.

Selain itu, ganguan listrik juga terjadi karena faktor alam, dan pepohonan yang menghalangi jaringan listrik yang bisa mengakibatkan secara otomatis terjadinya pemadaman listrik pada sistem jaringan aliran listrik, sehingga pemadaman listrik tidak sesuai jadwal dari PLN.

Terkait dengan permasalahan terasebut, pihak PLN telah melakukan langkah dalam jangka pendek defisit ini yaitu, dengan penambahan mesin sewa berkekuatan 5 MW, sekarang  dalam proses di Kantor Wilayah Pekanbaru, diperkirakan dalam waktu satu bulan ini akan selesai, dan bisa masuk ke sistem. Sehingga apabila ada gangguan di salah satu unit, kita tidak perlu melakukan pemadaman bergilir. Kemudian untuk jangka panjang, PLN telah mengupayakan penarikan sistem jaringan listrik 150 KP dari Batam, saat ini pengerjaan gardu induk telah berjalan 80 persen, sementara jaringan sitem aliran listrik  yang belum selesai, akibat permasalahan.”Apabila sistem penarikan ini sudah masuk ke Tanjungpinang, maka kondisi listrik kita saat ini akan lebih baik dari sebelumnya.”ucapnya.

Ditambahkan.”Kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang, kami menyampaikan permohoman maaf atas terjadinya pemadaman  listrik yang terjadi akhir-akhir ini, harapan kami, apa yang sedang kami upayakan untuk dapat lebih baik kedepannya. Selain itu, kepada masyarakat, mohon kerjasamanya harus merelakan pohon yang menggangu jaringan listrik, kita pangkas.”tuturnya.(hum/red)

Ditulis Oleh Pada Sel 13 Mei 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek