'
| | 1.968 kali dibaca

Limbah PLTU Galang Batang Cemari Lingkungan

Limbah PLTU Galang Batang yang dibiarkan menumpuk

Inilah batu bara di PLTU Galang batang yang diduga limbahnya mencemari lingkungan.

Bintan, Radar Kepri-Bau menyengat sangat keras tercium dari tumpukan limbah sisa pembakaran batu bara yang digunakan untuk bahan Bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT Capital Turbin Indonesia (CTI) di Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

Gunung limbah batu bara dilokasi PLTU tersebut belum diketahui, kemana limbah B3 itu akan dibuang, apalagi dimusim hujan. Aliran hitam berbau busuk dan diduga beracun mengalir ke laut tanpa filter. Jika limbah berbahaya itu tidak segera dibuang, maka akan mencemari lingkungan di area laut Galang Batang. Nelayan akan kesulitan mencari ikan.

Terkait limbah yang diduga Beracun, Berbau dan Berbahaya (B3) ini, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) kabupaten Bintan, Patimura, dikonfirmasi Radar Kepri, Selasa (26/08) via ponselnya, mengatakan.”Masalah Limbah di PLTU itu sudah kita tindaklanjuti. Bahkan anggota dewan juga sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) kelokasi PLTU tersebut.”Kata Patimura.

Patimura mengatakan.”Pihak PLTU sudah diingatkan,  pada bulan Juni lalu, agar limbah tersebut,segera dibuang. Namun hingga kini limbah itu belum saja dibuang. Saya sampai sekarang selalu memantau lokasi itu dan Kepala Bidang (Kabid) saya, sering saya suruh untuk memantau Limbah itu.”Paparnya.

Selanjutnya Patimura, menjelaskan.”Namun kedepannya saya akan berkoordinasi dengan Bupati Bintan dulu, apa petunjuk beliau kita akan ikuti. Kita akan melaporkanya ke Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun kita susah juga untuk menindak tegas PLTU tersebut, karena itu juga pelayanan masyarakat. Jika kita terlulu tegas, maka akan terjadi pemadaman. Masyarakat juga yang susah.”dalih Patimura.

Patimura mengajurkan kepada awak media ini.”Kalau bias, konfirmasikan juga dengan Pihak PLTU tersebut, supaya pemberitaanya tidak sepihak.”Tutup Patimura.

Manager PT CTI Galang Batang, Raja Ali Akbar di konfirmasi awak media ini, melaui pesan singkat ke ponselnya dihari yang sama, hingga berita ini diunggah belum memberikan menjawaban. Sementara pesan konfirmasi yang dikirim media ini menyatakan terkirim.

Terkesan manager PT CTI Galang Batang R Ali Akbar menutup-nutupi bahaya limbah tersebut sehingga bungkam ketika dikonfirmas media ini.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sel 26 Agu 2014. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

2 Comments for “Limbah PLTU Galang Batang Cemari Lingkungan”

  1. DPW LSM LIDIK Kepri

    PLTU Galang Batang Yg Perkasa, desakan kebijakan dari para pemegang kekuasaan di Bintan semuanya dapat ditepis, seperti DPRD Bintan yg berulang kali menyikapi dan peninjauan lapangan namun belum mampu melahirkan kebijakan agar pihak manegmen PLTU Galang Batang secepat mungkin melakukan dispossal limbah B3 nya.Sudah berulang ulang anggota DPRD Turun ke lokasi, tapi kita heran kenapa blum juga membauhkan hasil. Apa memang hanya berupa sandiwara atau hanya pengen dilihat rakyat bahwa wakil mereka sdah turun. Jika DPRD mau dengan menggunakan hak yg dimilikinya, misalnya menginterplasi perusahaan tersebut sehingga nantinya pihak perusahaan tidak bisa beralasan banyak lagi dan jika perlu melaporkannya ke Polres Bintan. Kami menanti keberanian anggota DPRD Bintan yg baru dilantik ini, atau hanya para wakil rakyat itu hanya sebagai pajangan saja, rakyat menunggu sikap nyatamu. Trimakasih.

  2. rakyat jelata

    Percuma klu yg namanya pemerintah,,mata duitan semua,,klu gak mempan langsung kepusat aja,biar diekspos ditelevisi sekelas TVone baru ditanggapi kali ya,,dasar pikun

Komentar Anda

Radar Kepri Indek