'
| | 928 kali dibaca

Lerai Teman Berkelahi, Tasman Malah Kena Tikam

Tasman, korban penusukan La Sakira di rawat di RS Puskesmas Kijang, Bintan Timur.

Tasman, korban penusukan La Sakira di rawat di RS Puskesmas Kijang, Bintan Timur, Rabu (20/11). (foto by aliasar,radarkepri.com).

Bintan, Radar Kepri-Tasman alias Ima (23) korban penusukan La Sakira (43) warga desa kelong, kecamatan, Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Selasa (19/11) terbaring lemas diruangan inap UGD di Rumah Sakit Puskesmas (RSP) Kijang Bintan Timur. Karena mengalami luka tusuk pada bagian perut sebelah kanannya, selama mendapat perawatan medis, Tasman didampingi adik sepupunya, Sofian. Rabu (20/11).

Sofian, dijumpai Radar Kepri di ruangan inap RS Puskesmas Kijang menceritakan kronologis kejadian.”Ketika kejadian itu, saya juga tidak berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bang. Saya dengar ada preman yang berkelahi di tempat kami. Kebetulan abang saya yang akrab disapa Ima ini, ada dilokasi dan melihat ada yang berkelahi dan melerainya. Tahu-tahu ada yang membawa pisau, entah bagaimana. Dia (Tasman, red) yang terkena pisau.”terang Sofian.

Masih Sofian.”Sebenarnya pelaku tidak sengaja bang, karena abang saya hanya bermamaksud melerai. Mungkin karena mereka dalam keadaan mabuk, mereka sudah tidak sadar lagi siapa lawan dan kawan.”Jelas Sofian melanjutkan ceritanya.

Kapolsek Bintan Timur Komisaris Polisi (Kompo) Irham Halid S Ik di konfirmasi Radar Kepri di ruangan kerjanya terkait dengan kasus pembacokan tersebut, mengatakan.”Kasus ini, saya belum bisa memberikan statemen, karena masih dalam penyelidikan. Pelaku belum bisa dimintai keterangan, karena masih dalam pengaruh alkohol.”Kata lelaki ramah itu.

Pantauan Radar Kepri di Rumah Sakit tersebut, terlihat beberapa keluarga dan kerabat korban menjenguk Tasman.Pria lajang asal Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akrab disapa Ima. Belum bisa diajak bicara karena kondisinya masih lemah.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 20 Nov 2013. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda