' '
| | 1.485 kali dibaca

Lahan Diklaim PT Kemayan Bintan, Warga Lapor Polisi

Masa dari Dompak Nusantara Darat saat mendatangi Polres Tanjungpinang.

Masa dari Dompak Nusantara Darat saat mendatangi Polres Tanjungpinang.

Tanjungpinang. Radar Kepri, Ratusan massa dari kampung Nusantara Dompak darat mendatangi Mapolres Tanjungpinang, Sabtu, (19/11). Masa membawa plang nama PT. Kemayan Bintan pasca pelantikan beberapa perwira di polres.

Masyarakat yang di pimpin Ignatius mengatakan sengaja nendatangi polres untuk membuat laporan karena di intimidasi beberaps aparat terkait lahan 2 hektar yang di klainlm milik PT. Kemayan Bintan dengan memasang plang nama.

Karena resah warga sepakat mencabut plang tersebut dan membawanya ke Mapolres Tanjungpinang untuk di serahkan. Kedatangan ratusan nassa yang mendadak sempat membuat anggota polres kaget dan terkejut termasuk kapolres dan beberapa kasat serta perwira karena massa masuk dengan membawa spanduk hingga sampai ke depan gedung reskrim.

Akibatnya beberapa perwira langsung ke luar menjumpai massa termasuk kasat reskrim Akp Andri Kurniawan dan wakapolres Kompol Andi. Massa mengaku datang ke polres untuk audensi soal tersebut dan menyerahkan plang yang di pasang oknum aparat berambut cepak

Kapolres Tamjungpinang AKBP Joko Bintoro meminta warga tetap tenang masalah lahan tersebut akan di sesedaikan dengan baik kemudian masa di persilahkan pulang sedangkan perwakilan yang akan buat laporan di persilakan
Menurut warga sengketa lahan di Dompak disponsori Ferry Lee dari PT Kemayan Bintan padahal mereka tidak punya bukti kepemilikan, termasuk juga Andi Anhar Chalik yang pernah menimbun lahan tersebut namun di hentikan pemko Tanjungpinang karena tak mempunyai izin.

Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menjumpai pihak terkait guna konfirmasi dan klarifikasi(isza )

Ditulis Oleh Pada Sab 19 Nov 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda