'
| | 1.228 kali dibaca

Kondisi Pelantar Warga Dapur Arang II di Desa Kelumu Hampir Roboh

Kondisi pelantar warga Dapur Arang Desa kelumu.

Beginilah kondisi pelantar warga Dapur Arang II di Desa Kelumu yang nyaris roboh.(foto by al amin,kepri info.com)

Lingga,Kepri Info-Pelantar perumahan warga dusun II Dapur Arang, desa Kelumu yang dibangun melalui Bantuan Sosial untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT) mulai reot dan kayu penyanggahnya melapuk, nyaris roboh. Sejak dibangun tahun 2008 silam, belum ada pemeliharaan dari pemerintah.

Minggu (09/02) pantauan kepri info.com di lapangan, warga yang terdiri dari 42 Kepala Keluarga (KK), merupakan warga suku Laut yang sudah di fasilitasi untuk rumah oleh pemerintah melalui program Komunitas Adat Terpencil tahun 2008. Selama 5 lebih warga dapur arang telah hidup menetap dirumah tersebut.”Sampai saat ini, belum ada di perbaiki. Kondisinya sudah banyak yang reot.”ungkap Ketua RT Dusun II Dapur Arang, Bomba. Menurut Bomba, perumahan tersebut sebenarnya sudah lama reot, sudah setahun lebih, bahkan ia sudah melaporkan kepihak desa untuk di perbaiki. Namun sampai saat ini belum ada ditanggapi. Hanya saja, lanjut Bomba, warga mau pindah ke darat. Karena kondisi pelantar yang sudah reot. Pemindahan warga tersebut melalui program perumahan yang ada dari pemerintah yakni program Rumah Tak Layak Huni.”Ini sudah mau pindah. Kondisi perumahan sudah parah. Kemarin ada anak-anak yang jatuh.”ungkapnya.

Dilanjutkan Bomba, kapan pemerintah untuk membangun perumahan di darat tepatnya lebih kurang 50 meter dari bibir pantai, ia sendiri belum tahu pasti.”Informasinya, tahun ini.”ungkapnya. Bomba berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga segera membangun perumahan warga Dapur Arang di darat, dilokasi yang sudah tersedia.

Sementara itu di tempat berbeda, Kepala Desa Kelumu, Mahadan, mengatakan, perumahan warga dusun II Dapur Arang banyak yang sudah rusak.”Kita sudah sampailan ke Wakil Bupati. Katanya, tahun ini memang di bangun RTLH di sana. Namun di bangun di lokasi yang tersedia tidak jauh dari pesisir pantai.”terangnya.

Dikatakannya, pembangunan perumahan tersebut sudah di koordinasikan juga dengan Bappeda. “Kita harapkan tahun ini segera dibangun.”tutupnya.(amin)

Ditulis Oleh Pada Sen 10 Feb 2014. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda