| | 1.607 kali dibaca

Klarifikasi Rumah Zakat Batam Tentang Berita Rumah Batam Hutang Ratusan Juta di RS Awal Bros

Agus Suprianto

Branch Manager Rumah Zakat Batam, Agus Suprianto.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sehubungn dengan pemberitaan tersebut, pimpinan Rumah Zakat Batam, Agus Suprianto mengklafikasi isi pemberitaan. Inilah klarfikasi tersebut.

Assalamu’alaikum wr…  wb…

Segala puji hanya milik Allah Swt, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Baginda Rasulullah SAW, sahabat, dan penerus risalahnya hingga akhir zaman.

Berkaitan dengan berita dimuat di situs online Radar Kepri kami Rumah Zakat ingin Mengklarifikasi Pemberitaan pada hari Rabu, 12 Februari 2014 tersebut dengan link berita: http://www.radarkepri.com/rumah-zakat-batam-hutang-ratusan-juta-di-rs-awal-bros/

Dengan judul berita: Rumah Zakat Batam Hutang Ratusan Juta di RS Awal Bros.

Bahwasanya pernyataan yang telah di sampaikan dan di muat oleh Radar Kepri oleh nara sumber saudara Zaini Dahlan (Ketua DPD FPI Batam) ada yang perlu dan harus diklarifikasi dan direvisi/perbaiki kembali terhadap penyataan / kata-kata yang diterbitkan oleh Radar Kepri yang bersumber dari Nara Sumber dimaksud di atas karena mengandung unsure pencemaran nama baik Rumah Zakat  dan saya Agus Suprianto selaku pimpinan Rumah Zakat Batam menyampaikan dan menegaskan terkait pemberitaannya diantaranya:

Pertama:

“ penyaluran zakat di kota Batam yang di kelola rumah zakat Batam sarat dengan penyelewangan.”

Setelah saya telusuri dari nara sumber maksud beliau adalah:

“ penyaluran zakat di kota Batam yang di kelola Badan/Lembaga Pengelola Zakat di Batam sarat dengan penyelewangan

Penjelasan:

Karena pada redaksi pertama jelas hanya menyudutkan langsung kepada Rumah Zakat saja. Sebenarnya yang dimaksud oleh nara Sumber adalah Badan/Lembaga Pengelola Zakat bukan Rumah Zakat Dan mohon di revisi atau dihapus saja.

Kedua:

“Tekuaknya dugaan penyelewengan ini bermula pengakuan Agus”

Dalam hal ini saya sebagai pimpinan RZ Batam tidak pernah menyampaikan atau menyatakan bahwa ada dugaan penyelewengan dana Zakat. Pernyataan ini dari nara sumber langsung.

Penjelasan:

Pernyataan diatas seolah-olah saya yang melaporkan perihal dugaan penyelewengan, padahal saya tidak pernah menyampaikan hal tersebut. Dan  terkesan mengadu domba saya kepada lembaga pengelola Zakat yang lain.

Ketiga:

“Bapak Agus mejawab, bahwa rumah zakat Batam kini memiliki utang dirumah sakit  Awal Bros dengan nilai ratusan juta.”

Penjelasan:

Terkait hutang, sebenarnya yang memiliki hutang di RS Awal Bros adalah pasien RS. Awal Bros. karena perlu ditangani  cepat baik itu Pasien Operasi maupun Pasien kanker atau Pasien yang lainnya dan mereka masuk dalam kategori Mustahik/asnaf Zakat yaitu Miskin dan Ghorim (orang yang berhutang) karena biaya yang ditanggung mereka sangat besar dan perlu ada tindakan medis yang cepat saat itu di RS Awal Bros karena di Rumah Sakit lainnya tidak sanggup, maka mereka meminta Rumah Zakat menjamin proses operasi tersebut berlangsung atas kesepakatan-kesepatan agar setelah selesai operasi/penanganan medis bisa dicarikan solusi biaya yang harus di bayarkan ke RS Awal Bros.

Keempat:

Kami Mohon nara Sumber sdra Zaini Dahlan (Ketua DPD FPI Batam)  yang telah menyampaikan pemberitaan tersebut untuk mengklarifikasi kembali langsung ke redaksi Radar Kepri, serta permohonan maaf kepada Rumah Zakat atas ketidaknyamanan atau bisa jadi pencemaran nama baik rumah zakat atas pemberitaan yang telah diterbitkan kepada Media Online maupun Offline.

 

Kelima:

Jika ada yang ingin konfirmasi kepada Rumah Zakat Batam silahkan hub:

Agus Suprianto

Branch Manager

RZ – Batam

Lotus Garden Blok A No.8 Batam Centre

t : 0778-468024

m : +62 812 70946025

m : +62 857 65259032

Pin BB: 749A71E8

Email: agus.suprianto@rumahzakat.org

Wassalamu’alaikum wr…  wb.

Ditulis Oleh Pada Jum 14 Feb 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek