| | 1.059 kali dibaca

Kinerja Dahlan-Rudi Hanya Pencitraan

Rudi SE dan Ahmad Dahlan

Rudi SE dan Ahmad Dahlan

Batam, Radar Kepri-Program kerja Rudi SE, Wakil Walikota Batam terus menjadi sorotan ditengah-tengah masyarakat Batam. Karena dinilai lebih banyak melakukan acara seremonial  belaka, bahkan cenderung dengan pencitraan politik pribadinya yang berkeinganan maju sebagai   Gubenur Provinsi Kepri.

Penilaian ini disampaikan Yusril, ketua SLM Barelang pada radarkepri.com Minggu (11/01) di Batam Center.”Rudi SE sering menggelar acara seremonial dengan berbagai acara  mengatasnamakan Pemerintah, memberikan insentif pada RT-RW sekota Batam, memberikan  bantuan pada pengurus mesjid, insentif kepada guru-guru ngaji setiap bulan, bantuan mesjid Hinterland,  mengucurkan dana swakelola sampah, gerak jalan santai dan acara serimonial lainnya, kami menilai acara tersebut sangat kuat nuansa politiknya.”katanya.

Masih Yusril.”Masalah sumbangan dan bantuan itu  sah-sah saja, orang menyumbang asalkan  yang disumbangkan itu uang pribadi. Yang menjadi kecurigaan kita semua, program-program pemerintah ini diambil untuk alat kepentingan politik untuk mencapai kekuasaan saja.”jelasnya.

Jadi kalau ada kecurigaan dari masyarakat terkait program tersebut.”Wajar,  mengingat Rudi SE Wakil walikota yang sedang berkuasa. Karena informasi yang berkembang saat ini, Rudi lagi gancar-gencanya mengalang kekuatan untuk bertarung di pilgub Kepri yang akan berlangsung  2015 mendatang.”ungkapnya.

Dilanjutkan.”Kita berharap pada semua calon yang akan ikut bertarung dalam Pilgub tersebut tidak menghalalkan segala cara. Atau memperalat kekuasaan  untuk mencapai tujuan kekuasaannya. Karena logika yang sederhana saja, kita berpikir jika mendapatkan suatu kekuasaan dengan cara yang tidak benar sudah berang tentu  hasil juga akan tidak baik.”bebernya.

Pemimpin itu, lanjut Yusril.”Sifatnya adalah mengayomi rakyatnya, memberikan kemakmuran pada rakyat yang dipimpinya. Tapi kalau mengalalkan segala cara untuk mendapatkan  sesuatu yang di-inginkan,  tentu hal perlu dipertanyakan, apa sih tujuannya dari pada si calon pemimpin tersebut. Apakah mereka ingin jadi pemimpin rakyat atau untuk mengejar kekuasaan, harta benda. Ini yang paling perlu diperhatikan oleh rakyat Kepri kedepannya, untuk menentukan  nasib mereka kedepan dalam memilih pemimpinnya sendiri.”pintanya.

Yusril berharap Kejati Kepri untuk membongkar semua program Walikota dan Wakil Walikota Batam yang dinilainya lebih banyak  melakukan program pencitraan. Ketimbang program yang berpihak kepada masyarakat Batam.

Sementara itu, Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam dikonfirmasi melalui SMS ke ponselnya terkait tudingan diatas, sampai berita ini diturunkan belum ada jawabannya.

Informasi yang berkembang Rudi SE, Wakil Walikota Batam sedang bersaing ketat dengan Ahmad Dahlan, Walikota Batam. Walaupun keduanya yang memegang tampuk pimpinan di kota Batam ini, juga satu partai (Partai Demokrat, red).

Amad Dahlan menjabat ketua DPC Demokrat kota Batam sedangkan Rudi SE, sekretarisnya. Tapi kabarnya keduanya ngotot untuk maju sebagai calon orang nomor satu di Kepri. Bahkan, kata sumber, kondisi berimbas kepada hubungan jabatan mereka.”Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam juga sudah mulai perang dingin.”kata sumber yang namanya minta tidak dituliskan.”Kalau abang tidak percaya, abang cari sumber di Pemko Batam, pasti ada yang  membenarkan informasi ini.”pintanya pada radarkepri.com.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Sen 12 Jan 2015. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek