' '
| | 723 kali dibaca

Kecelakaan, Dua Honor Disbudbar Kepri Terluka

Noni, honorer Disbudpar Pemrov Kepri ketika sedang mendapat perawatan medis di RSUP Kepri.

Noni, honorer Disbudpar Pemrov Kepri ketika sedang mendapat perawatan medis di RSUP Kepri, Kamis (04/12).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang, hari ini Kamis (04/12) sekitar pukul 17 00 Wib. Kecelakaan melibatkan sepeda motor merek Scoopy warna pink dengan nomor polisi (nopol) BP 2664 TU menabrak sebuah sepeda motor yang sebelumnya menabrak mobil pick up milik Dinas Tata Kota (Distako) Tanjungpinang nopol  BP 8031 T yang parkir di badan jalan tanpa memakai rambu-rambu tanda parkir.
Akibatnya, Noni (27) pegawai honorer Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kepri  mengalami luka parah di bagian kaki sebelah kirinya. Kiki dilarikan ke Unit Gawad Darurat (UDG) RSUD Tanjungpinang untuk dirawat. Beruntung, Kiki yang mengendarai sepeda motor tersebut tidak mengalami luka serius, hanya tangan sebelah kirinya, sedikit terseleo.
Penuturan seorang perawat yang dijumpai awak media ini di UGD RSUD tersebut, mengatakan.”Luka di kaki ibu Noni cukup parah dengan jahitan 14 jahitan.”terang perawat yang enggan namanya ditulis itu.
Menurut Kiki terman korban yang mengendarai kendaraan tersebut, didampingi suaminya Ari, menjelaskan.”Awalnya kami dari arah simpang Pramuka, menuju arah Jl Wiratno. Tiba-tiba sebuah sepeda motot yang dikendarai seorang bapak menabrak mobil Dinas yang parkir di badan jalan, hingga bapak itu jatuh jatuh ke jalan. Karena kejadianya mendadak sekali, saya tidak sempat mengerem lagi. Orang jatuhnya di depan, mana sempat ngrem lagi ya, kena tabrak. Beruntung kami tidaklaju.”terang Kiki yang juga sebagai pegawai honor di di Disbudpar Provinsi Kepri.
Usman, pengemudi mobil Dinas Tata Kota tersebut mengakui.”Saya parkirkan mobil di pinggir jalan, karena ada pekerjaan pemotongan pohon, jalan itu akan di perlebar. Saya memang tidak memakai rambu-rambu parkir atau plang.”katanya.
Kemudian lanjut Usman.”Masalah ini musibah. Namun saya tidak senangnya di ancam sama keluarga korban yang menabrak pertama mau dibunuh. Awas jika terjadi apa-apa dengan orang tua saya, saya bunuh kamu.”kata Usman menirukan ucapan yang diduga anak korban yang pertama menabrak mobil Distako yang dikemudikanya.
Hingga berita ini diunggah, korban yang menabrak pertama mobdin tersebut belum diketahui keberadaanya.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Jum 05 Des 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek