| | 1.307 kali dibaca

Kasus Penggelapan Mengendap di Polsek Sekupang

Irwan trisna korban penggelapan hp lenovo A.800. Berharap pelaku diusut tuntas.=

Irwan trisna korban penggelapan.

Batam, Radar Kepri-Irwan Trisna berharap proses hukum terhadap dugaan pencurian dan penggelapan Hp Lenovo A 800 yang di belinya memakai kartu kredit di bank Mandiri dengan sistim oline di usut tuntas. Kemudian pihak yang terlibat dan telah dilaporkannya ke Polsek Sekupang pada 30 Oktober 2013 lalu di tangkap dan di adili.

Dijumpai Radar Kepri pada Sabtu (09/05) di Batam Center, Irwan Trisno merunut kejadian yang membuat dirinya melapor ke polisi.”Saya membeli Hp Lenovo A 800 melalui Bank Mandiri dengan system Online. Oleh pihak Bank Mandiri, paket tersebut dikirim dengan biro jasa pengiriman PT Jalur Nugraha Eka (PT JNE) logistik yang beralamat Jl KH Hasyim Ashari nomor 9 Jakarta Pusat.”terangnya.

Dengan tujuan (alamat).”Ke tempat saya bekerja, PT Technics Off shore Jaya Sekupang Logistik Base, blok G nomor 1 Jl  RE Martadinata,  Sekupang, Batam , 29400. Akan tetapi setelah 2 bulan berlalu, barang yang saya pesan tak kujung sampai ketangan saya.”Sebut korban kepada awak media.

Marasa ada yang aneh terhadap barang yang dipesan tidak kunjung datang.”Saya mencoba melakukan komplain pada perusahaan pengiriman di atas, melaui surat tertulis dan email perusahaan tersebut. Perusahaan tersebut, melalui surat dan email menbalas, kalau barang yang saya beli, sebuah Hp lenovo A.800 sudah dikirin kealamat yang saya buat. Alamat perusahaan tempat saya bekerja.”terangnya.

Sebagai mana yang ditulis pihak perusahaan yang mengirim barang tersebut, bahwa sebagai penerima barang, tulis perusaan pengirim barang, berikut lampirannya.”Scan POD kiriman A.n Bapak Irwan Trisna dengan No. Pengiriman 234194190007 paket sudah diterima oleh Yudi, Sec (security) pada tanggal 02 Juli 2013 silahkan dibuka lampirannya.” demikian tilisan balasan dari perusaan jasa pengiriman barang tersebut.

Dan perisahaan jasa pengiriman barang juga menuliskan penerima barang ketempat alamat tujuan.”Yaitu perusahaan saya tempat saya bekerja itu, setelah di cek ternyata yang menerima adalah security yang bernama Yusuf. Selanjutnya diserahkan oleh saudara Yusuf kepada saudara Amilia selaku sekretaris GM manejer di perusahaan tersebut.”jelasnya.

Anehnya, lanjut Irwan Trisna.”Sebelum saya buat laporan kepada pihak penegak hukum, tidak satipun yang mengakui ada menerima barang milik saya tersebut.”ungkapnya.

Namun setelah membuat laporan polisi.”Tiba-tiba Hp tersebut muncul kerumah yang diantar langsung oleh pengacara pihak perusahaan. Tentu saya tidak segampang itu menerimanya, apalagi kasus itu sudah masuk keranah hukum.”paparnya.

Pihaknya berharap pada Polsek Sekupang untuk menuntaskan kasus ini sampai ke pengadilan dan tidak memain-mainkan hukun.”Jangan hukum di permainkan terhadap orang kecil, saya tahu diduga pelakunya itu orang yang bekerja di perusahaan asing yang mempunyai uang berlimpah, sehingga pihak aparak penegak hukum tidak berani menindaknya.”tutupnya.

Sementara itu Kaposek Sekupang Kompol Robettus Hery yang hendak di konfirmasi terkait hal ini, di kantornya, Jum’at (09/05) sedang tidak berada di tempat. Menurut anggota Polsek Sekupang yang bertugas.”Dari pagi bapak belum masuk kantor.”kata petugas tersebut. Konfirmasi melalui SMS via handphone seluler Kapolsek Sekupang sampai berita ini diungah belum ada jawabannya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Jum 09 Mei 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda