'
| | 1.339 kali dibaca

Kasus Korupsi Dermaga Keter Yang Ambruk “Mengendap” di Polres Bintan

AKP Suhardi Hery Haryanto S Ik dan dermaga Keter Laut yang ambruk.

AKP Suhardi Hery Haryanto S Ik dan dermaga Keter Laut yang ambruk.

Bintan, Radar Kepri-Kasus ambruknya dermaga Keter Laut di Kecamatan Tembeling, Kabupaten Bintan yang di usut penyidik Polres Bintan sejak Januari 2014 lalu. Hingga hari ini tak jelas proses hukumnya. Padahal, pihak Kejaksaan Negeri Tanjungpinang juga telah menggelar pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) terhadap kasus yang berpotensi merugikan Negara hampir setengah miliar tersebut.

Informasi yang dihimpun media ini, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang akhirnya menutup penyelidikan kasus dugaan korupsi dermaga Keter Laut tersebut.”Kita tutup prosesnya bang. Karena telah diusut oleh polisi, kita tunggu saja hasil penyelidikan polisi tersebut.
terang Kasi Pidsus Kejari Tanjungpinang, Maruhum Tambunan SH.

Sumber media ini menyebutkan, terkait ambruknya dermaga Keter Laut itu, puluhan saksi telah dipanggil untuk dimintai keteranganya oleh penyidik Polres Bintan guna penyelidikan kasus tersebut beberapa bulan lau.

Kapolres Bintan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kristiaji, di konfirmasi Radar Kepri melalui Kasat Reskrim Polres Bintan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suhardi Hery Haryanto S Ik, terkait dengan kasus dugaan korupsi dermaga Keter laut tersebut, Rabu (06/08) diruangan kerjanya, mengatakan.”Kalau masalah itu saya tidak mau comen.”Katanya.

Kemudian lanjut AKP Suhardi Hery Haryanto S IK yang akrab disapa Heri itu menambahkan.”Mengapa saya tidak mau comen, karena saya tidak mau katanya-katanya. Saya mau bicara yang pasti-pasti. Karena hukum itu pasti. Tidak ada katanya-katanya. Jika memang ada informasi, silahkan cari informasinya yang pasti.”tutup mantan Kapolsek Tanjungpinang Timur itu.

Padahal, menurut salah seorang yang dipanggil pihak Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, seluruh dokumen berkas kasus dermaga Keter itu telah ditangan penyidik Polres Bintan. Terindikasi kasus ambrukan dermaga Keter ini akan dihentikan proses hukumnya.”Informasinya, uang yang dicairkan telah dikembalikan. Sehingga proses hukum kasus itu dihentikan, lagi pula ada pejabat yang sangat kuat membeking kasus itu sehingga aparat penegak hukum takut menuntaskan.”tambah sumber yang meminta namanya tidak ditulis.

Sumber menambahkan.”Buktinya, sampai hari ini belum ada tersangka yang ditetapkan. Padahal sudah lebih dari 6 bulan diselidiki Polres Bintan. Apa hasil penyelidikannya, kita juga tidak tahu.”heran sumber yang juga aktifis LSM anti korupsi itu.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Kam 07 Agu 2014. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda