'
| | 883 kali dibaca

Kadiskes Anambas Curigai Pelajar “Ngelem”

Said M Damrie

Said M Damrie

Terempa, Radar Kepri-Para pelajar di beberapa sekolah di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) mulai terjangkit “ngelem”. Padahal trend “ngelem” ini bisa merusak otak dan jaringan pernafasan. Perlu pengawasan semua pihak dan pencegahan serta sanksi bagi pelajar yang ketahuan “ngelem” tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Kadis KKA) Said Mohd. Damrie, pihaknya mengakui menemukan indikasi penggunaan obat batuk dosis tingga seperti Komix dan lem di beberapa SMP yang ada di Kabupaten termuda di Kepri ini. Dirinya enggan berspekulasi bahwa penggunaan lem dan komix tersebut dilakukan oleh siswa SMP. Namun yang jelas dirinya mengaku menemukan tumpukan kemasan obat batuk Komix dan lem kayu, cap kambing di beberapa SMP. “Waktu ditemukan bungkus komix itu sudah bertumpuk-tumpuk. Tidak semua lama, ada juga bungkus yang baru. Kalau lama-kan sudah mengering,” ungkapnya pada Radar Kepri yang menemuinya diruang kerjanya.

Temuannya tersebut membuatnya khawatir penggunaan Lem dan Komix tersebut menular hingga ke siswa, terutama siswa tingkat pendidikan dasar. Kekhawatirannya beralasan, karena sedikit banyak perilaku tidak terpuji, “ngelem” atau mengkonsumsi komix berlebih akan mempengaruhi prestasi. “Kita kuatir, terutama yang di kelas 5 atau kelas 6 SD ikut-ikutan ngelem atau mengkonsumsi komix. Yang dikhawatirkan bisa mempengaruhi prestasi belajar mereka,”ungkapnya.(yuli)

Ditulis Oleh Pada Kam 21 Agu 2014. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda