' '
| | 794 kali dibaca

Juling Hok Masih Seludupkan Buah “Beracun”

Juling Hok 4

Juling Hok

Tanjungpinang, Radar Kepri-Meskipun hari raya Imlek 2564 telah berlalu, namun impor buah illegal terus berlangsung. Dalam sepekan ini, berdasarkan pantauan media ini dilapangan, setidaknya telah dua kali buah impor “beracun” masuk secara illegal ke Tanjungpinang.

Mudus penyeludupan buah impor seperti duku, durian, apel, jeruk sunkis, pear dan anggur dengan menumpang di kapal fery yang membawa penumpang dari Malaysia ke Indonesia. Buah-buah impor yang telah dilarang masuk oleh Menteri Pertanian (Mentan) itu masih bebas dijual di berbagai sudut dan swalayan di Tanjungpinang.

Nama Juling Hok alias Ahok kembali mencuat sebagai bandar besar buah impor “beracun” tersebut. Disebut beracun, karena diduga sebelum buah-buah impor itu masuk ke Tanjungpinang dan Kepri, buah-buahan tersebut telah diberi zat kimia pengawet mayat (formalin).

Aparat terkait seperti bea cukai, Pol Airud dan Dinas Pertanian bagian karantina tumbuhan, sampai hari ini belum melalukan tindakan hukum apapun terhadap maraknya serbuan buah impor “berformalin” tersebut.

Juling Hok terkesan kebal hukum, beberapa waktu lalu Juling Hok membantah dirinya yang menyeludupkan buah impor jenis jeruk, apel, anggur dan pearl,”Wa (saya) tak ada bawa buah-buah itu, Yang bawa apel, anggur dan sunkist itu A-khi.”kilahnya. Namun Juling Hok mengaku membawa buah-buahan jenis duku dan durian saja dari Malayasia.

Sebagaimana diketahui, buah-buah impor dari luar negeri yang masuk ke Tanjungpinang diduga telah diberi bahan pengawet (formalin) sehingga berhari-hari, bahkan hingga berbulan-bulan buah impor tersebut masih terlihat segar dan ranum. Padahal formalin berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, hanya dengan takaran dua sendok teh saja, formalin dapat menimbulkan kematian.

Kemudian, formalin berdampak buruk bagi kesehatan pada seseorang yang terpapar dengan formalin dapat terjadi akibat paparan akut atau paparan yang berlangsung kronik.

Formalin sangat berbahaya bagi kesehatan, bagi tubuh manusia diketahui sebagai zat beracun, karsinogen (menyebabkan kanker), mutagen yang menyebabkan perubahan sel dan jaringan tubuh, korosif dan iritatif.

Orang yang mengonsumsinya (akut) akan muntah, diare bercampur darah, kencing bercampur darah, dan kematian yang disebabkan adanya kegagalan peredaran darah.Uap dari formalin sendiri sangat berbahaya jika terhirup oleh saluran pernapasan dan juga sangat berbahaya dan iritatif jika tertelan oleh manusia. Formalin menimbulkan gangguan pada persarafan berupa susah tidur, sensitif, mudah lupa, sulit berkonsentrasi.

Pada wanita, formalin akan menyebabkan gangguan menstruasi dan infertilitas. Penggunaan formalin jangka panjang dapat menyebabkan kanker mulut dan tenggorokan.Formalin disamping masuk melalui alat pencernaan dan pernafasan, juga dapat diserap oleh kulit. Formalin juga termasuk zat neurotoksik, karena bersifat racun dan dapat merusak syaraf tubuh manusia dalam dosis tertentu.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Kam 21 Feb 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek