| | 1.840 kali dibaca

Judi Dan Pelacuran Marak di Tanjungbatu

Inilah Aceng ,bos judi penjual kupon Sie Jie di Tanjungbatu.

Inilah Aceng ,bos judi penjual kupon Sie Jie di Tanjungbatu.

Kundur, Radar Kepri-Pernah mendekam dibalik jeruji besi karena bisnis judi, tidak membuat Aceng, si Raja Judi Sie Jie dari Kundur jera. Buktinya, saat ini Aceng kembali mengibarkan judi Sie Jie-nya di kedai kopinya, Jl Usman Harun, Tanjungbatu.

Tiga kali dalam sepekan, Aceng menjual kupon Sie Jie asal Singapura dengan leluasa, yaitu pada hari Rabu, Sabtu dan Minggu. Ratusan juta sukses di raup Aceng tanpa pernah tersentuh aparat penegak hukum. Bahkan, pada bulan Ramadhan 1434 H lalu, bisnis haram Aceng makin tajir.

Kepada para pelanggan kupon judi Sie Jie yang menjadi “nasabahnya”, Aceng sesumbar.”Sie-Jie yang wa jual  ini, ada oknum aparat juga membelinya. Saya tidak takut bang, Lui (uang, red) atur semuanya.”celoteh Aceng.

Beberapa kalangan masyarakat menilai dan menduga, usaha judi kupon Sie-Jie yang dikelola Aceng memang ada yang membeking-nya. Buktinya, hampir semua aparat terkait tidak peduli alias tutup mata. Diduga “mandulnya” aparat hukum di Kundur dan Tanjungbalai Karimun karena telah disuap alias dapat jatah duit setiap bulannya.

Sepertinya, bukan aparat penegak hukum saja jatah uang Sie Jie itu mengalir. Beberapa wartawan dan salah satu pimpinan Ormas di Tanjungbatu ini pernah dapat jatah sebanyak Rp 400 ribu dan 1 kes minuman jenis bir. Yang lebih hebatnya, guna memuluskan bisnis judinya, Aceng diduga juga menyiapkan cewek bisa pakai (Bispak) yang dibokingan, yang berkedok pelayan kedai kopinya.

Media ini pernah memperoleh SMS yang berbunyi.”Selamat siang pak, sebagai toke Sie-Jie, Aceng juga melayani pesanan cewek, cewek tersebut adalah pelayan kedai kopinya. Tanya Jony, keponakan Aceng. Dan Acua kerani Getah, ABG tua  (Acua,red) tu, pernah memakai cewek pelayan kedai kopinya.”Begitulah bunyi isi SMS haram dan berbau mesum tersebut.

Mungkin Aceng belum selesai dan tamat sekolah di penjara beberapa waktu lalu, padahal  KUHAP pasal 303 sudah pernah dirasakan Aceng. Begitu juga usaha “sampingannya, yang diduga menjadi bapak ayam alias germo yang digelutinya. Barangkali Aceng juga tahu dan merasakan bahwa hukuman tersebut masih bisa dibayar dengan duit. Buktinya tidak satu-pun aparat penegak hukm bernyali menangkap Aceng.

Warga yang lain menyebutkan, untuk mendapatkan kupon Sie Jie di Tanjungbatu, bukan hanya di tempat/kedai kopi Aceng. Tapi kedai kopi Kalimantan di seputaran BNI  juga menjual kupon undian judi  Sie-Jie juga.

Irawan S Sg, seorang praktisi agama di Kundur mengatakan.”Rusaknya sebagian generasi muda, gara-gara sebagian generasi tua yang tidak bertanggungjawab. Dan ketidak sadaran sebagian aparat yang terkait. Payah, gerobak buruk di bawa oleh sapi gila.”ungkap berfilsafat.(suhendri)

Ditulis Oleh Pada Sab 31 Agu 2013. Kategory Karimun, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

2 Comments for “Judi Dan Pelacuran Marak di Tanjungbatu”

  1. Knapa sih cew2 yg disimpan dihotel2 gk di ekspos dpt jatah x ya disana

  2. Klw mau buat brita yg lebih seru donk. Kyk diskotik tmpt transaksi nakoba kek. Knapa sih gk di ekspos gk brani ya sm bosnya tau udh dpt jatah disana

Komentar Anda

Radar Kepri Indek