' '
| | 1.133 kali dibaca

Jembatan Gugus Terancam Ambruk

Lubang bekas galian yang diduga ulah penambang bauksit di pondasi jembatan Gugus, foto diambil Minggu 19 Mei 2013.

Lubang bekas galian yang diduga ulah penambang bauksit di pondasi jembatan Gugus, foto diambil Minggu 19 Mei 2013.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Jembatan Gugus yang digadang-gadangkan sebagai ikon baru kota Tanjungpinang terancam “ambruk”. Dipondasi jembatan yang menghubungkan Kelurahan Kota Piring dengan Senggarang terdapat lubang besar, diduga bekas galian tambang bauksit.

Pantauan media ini dilapangan, pada Minggu (19/05) sekitar pukul 17 00 Wib, tanah penyangga pondasi jembatan itu nyaris habis di keruk para penambang biji bouksit. Sehingga tanah yang ada dibawah jembatan tersebut berlubang-lubang, kondisi ini diperparah lagi dengan hilir-mudiknya tongkang bermuatan ribuan ton biji bauksit yang lego jangkar tepat disamping pondasi jembatan tersebut. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, dalam hitungan hari saja, dapat dipastikan jembatan Gugus akan roboh karena pondasinya tergerus air.

Kondisi ini diperparah lagi dengan masih bebasnya alat berat seperti dumtruck, buldoser dan tongkang bersama tugboat bermuatan biji bouksit berseliweran di seputar di pondasi jembatan tersebut.

Belum diketahui pemilik alat berat yang bebas berkeliaran di pondasi jembatan Gugus yang dibangun dengan dana ratusan miliar tersebut. Beberapa waktu lalu, tersiar kabar sebuah tongkang berisi sekitar 5000 ton biji bauksit menyenggol pondasi tengah jembatan gugus tersebut. Meskipun hanya menyenggol, namun semen cor penguat pondasi rusak dan retak.

Kemudian, setiap orang yang melintas di atas jembatan tersebut baik pengendara, maupun pejalan kaki. Selalu melihat ke bawah dan menunjuk kearah lubang dan hanya bisa menggelengkan kepala melihat galian yang mengancam jembatan Gugus itu.

Sepasang suami istri, warga Jl Ganet di Kilometer 11 kota Tanjugpinang, mengaku hampir setiap hari membawa putranya jalan-jalan Sore (JJS) kelokasi jembatan tersebut. Di jumpai media ini mengatakan.”Saya hampir setiap sore ke sini mas. Memang banyak lori-lori yang mengantarkan biji bouksit ke tongkang ini. Dari mana dibawanya, saya tak tahu.”katanya.

Ditambahkan.”Heran juga ya mas, kok tanah yang penyangga pondasi jembatan di gali juga. Seandainya jembatan ini ambruk, kita semua yang rugi. Seharusnya pemeritah melalui dinas terkait proaktif mengawasi penambang ini. Masa tanah penyangga pondasi jambatan di keruk juga. Apakah dengan mengeruk biji bauksit segini, para penambang itu bisa kaya raya.”herannya.

Seorang ibu rumah tangga (IRT) yang enggan menyebutkan namanya, mengungkapkan pemilik tambang yang mengeruk tanah penyangga pondasi jembatan Gugus itu.”Tak tahu saya pak. Cuma yang saya dengar-dengar, orang-orang bilang, di sini penguasanya Cori. Tapi saya tak kenal sama dia.”ujarnya.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Ming 19 Mei 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek