| | 283 kali dibaca

Jelang Ramadhan, Harga Daging Naik

Suasana pasar Ranai jelang Ramadhan.

Natuna, Radar Kepri-Sehari menjelang masuknya bulan Suci Ramadan, aktifitas pasar Ranai sudah mulai terlihat padat, harga daging Sapi mulai merangkak naik.

Pantauan media ini di pasar Ranai Kamis, (25/05) hari ini sekitar pukul 10.00 WIB. Penjualan daging sapi sudah mulai naik Rp. 10 (sepuluh) ribu.
satu hari sebelumnya pada hari Rabu, (24/05) satu 1 kg daging Sapi masih berkisar Rp. 110-120 ribu rupiah, namun hari ini Kamis, (25/05) harga sudah mulai naik dari pada harga sebelumnya sebesar Rp. 10 ribu, sehingga harga terbaru hari ini Rp. 130 (seratus tiga puluhan ) ribu rupiah.

Kenaikan tersebut, menurut pedagang daging di pasar Ranai, Mul, (35) kepada media ini, “Kenaikan ini berdasarkan kesepakatan ia sesama pedang saja. Semula ia tidak mau ikut memainkan harga takut pelanggan lari tidak beli kalau harga mahal.

“Namun, kawan kawan sesama pedagang menaikan harga Rp 10 ribu, dari harga sebelumnya Rp. 120 ribu, ya.. tidak enak pula kalau kita tidak ikut naik. “jelas Mul.

Jadi dengan perasaan kurang enak ikut juga naik.”Tambahnya.

Dari pantauan media ini, meskipun harga daging sapi naik menjadi Rp. 130 ribu rupiah, namun daging tetap menjadi serbuan masyarakat, sapampai pukul. 12.00 WIB daging sapi sudah habis terjual dipasar Ranai.

Agus, warga Ranai mengatakan, “Biar sajalah bang kesempatan pula sama pedagang daging sapi itu, kita mau sahur nanti kalau tidak ada lauk yang enak tidak selera pula makan sahur. Apalagi ini sahur pertama.”Ucapnya.

Selain daging, Ikan masih harga setabil, ikan tongkol ukuran sedang dan besar masih bisa dibeli dengan harga Rp. 20, 25, sampai Rp. 30 ribu rupiah, ikan pun masih banyak dijual dipasar Ranai, mulai dari Ikan Simbek (Tongkol), ikan mayuk, Selayang, ikan mahan (Slar) dan ikan kakap masih banyak di jual di pasar Ranai dengan harga yang masih terjangkau oleh masyarakat. (herman)

Ditulis Oleh Pada Kam 25 Mei 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek