' '
| | 1.460 kali dibaca

Jelang Kedatangan Presiden, PKL Digusur

Satpol PP Pemko Tanjungpinang bersama TNI-AD menertibkan PKL di Jl Bakar Batu, Tanjungpinang. Selasa 24 September 2013.

Satpol PP Pemko Tanjungpinang bersama TNI-AD menertibkan PKL di Jl Bakar Batu, Tanjungpinang. Selasa 24 September 2013.(foto by aliasar, radarkepri.com)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan TNI AD serta petugas dari Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu (DPPT) gelar oprasi razia menertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dan sepanduk yang telah kadaruarsa, Selasa (24/09) sekitar pukul 11 44 Wib dalam kota Tanjungpinang. Operasi penertiban dipimpin oleh Kabag operasional Satpol PP Pemko Tanjungpinang, Syafrizal.

Penertiban ini mendapat tanggapan beragam dari PKL, Atun (50) seorang pedagang otak-otak tersebut, usai memindahkan gerobak tempat jualanya di jalan Pos, mengatakan.”Sapol PP ini pilih kasih, kenapa yang berjualan di jalan pintu masuk kepelabuhan tak diusir.”protesnya.

Menurut Atun.”Saya berjualan di jalan Pos ini sudah puluhan tahun pak. Saya jualan ini mencari makan, bukan mencari kekayaan. Hampir setiap hari kami di usir seperti binatang. Kalau memang pedagang PKLini memang tidak di bolehkan, usir semua.”Kesal ibu dua anak itu.

Hal senada di lontantarkan Leni (30) pedagang kerupuk di jalan Pos, warga Kijang Lama, Batu 7 ini mengatakan.”Heranya kami pak, kenapa pedagang disekitar jalan Pos ini saja yang diusir. Sementara pedagang yang lain tak di usir. Apakah karena kami ini tidak membayar upeti kepada mereka.”gerutunya sambil mendorong gerobak jualanya.

Leni menambahkan.”Saya nanti akan menghadap pak walikota. Saya akan melaporkan tindakan anak buahnya dilapangan seperti ini. Habis, lihat saja pedagang yang lain, kok.. dibiarkan. Apakah pedagang itu membayar mereka.”tanya Leni.

Kemudia petugas menyisir PKL yang berjualan di jalan Bakar Batu, petugas mengangkat dua tempat jualan buah-buahan yang berjualan di bahu jalan karena dianggap membandel.

Pantauan media ini dilapangan, Petugas tersebut bukan mengusir PKL yang berjualan di jalan Pos saja. Namun petugas menyisir seluruh PKL yang ada di dalam kota Tanjungpinang. Mulai dari dalam kota hingga kawasan Bintan Centre di kilometer 9.

Kakan (Satpol PP) kota Tanjungpinang, Drs Surjadi MT dikonfirmasi Radar Kepri usai upacara di halaman kantor Satpol PP Jl H Agus Salim Tepi Laut, Selasa (24/09) menjelaskan.”Penertiban ini kita lakukan untuk membersihkan kota Tanjungpinang. Karena Presiden Rebublik Indonesia, SBY akan datang ke Tanjungpinang. Tak mungkin kota kita ini seperti ini. Kita bukan menertikan PKL saja, namun spanduk-spanduk dan Baliho yang tidak ter-urus atau yang telah kadaluarsa kita buka.”jelasnya.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sel 24 Sep 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Jelang Kedatangan Presiden, PKL Digusur”

  1. Singal Tobing

    Hendaknya penertiban PKL sifat nya jangan hanya sementara dan situasional aja. Artinya harus ada policy yang telah dituang kan melalui Perda, tinggal diterapkan aja dilapangan selanjutnya diadakan pengawasan yang berkesinambungan demi memelihara ketertiban dan keindahan Kota

Komentar Anda