| | 757 kali dibaca

Jatah Raskin di Desa Lubuk Juga Disunat

raskin

Alokasi beras miskin di desa Lubuk, Tanjungbatu.

Kundur, Radar Kepri-Warga Desa Lubuk, Kecamatan Kundur yang berhak dapat beras miskin (raskin) ada 125 Kepala Keluarga (KK) berdasarkan kupon yang diserahkan. Anehnya, hampir 100% , tidak satupun diantara warga yang mendapatkan beras sejumlah 45 kilogram tersebut. Warga hanya mendapat 15 kilogram untuk triwulan I, Januari- Maret 2013. Anehnya, pada Aprilnya 2013 warga mendapatkan tambahan sebanyak 3 kilogram lagi. Apakah ini bonus raskin bulan 13 seperti PNS yang mendapat gaji 13 ?.

Menurut warga yang tidak mau namanya ditulis di media ini, mengatakan.”Itu disengajakan pak, karena beralasan untuk dijual pada warga miskin lainnya yang tidak termasuk di 125 KK. Tetapi kami juga dirugikan. Karena itu-kan hak kami untuk membeli 45 kilogram, kenapa harus dijual di luar pihak 125 KK. Untuk desa Lubuk ini harga-nya bervariasi, bukan hanya Rp1 600 perkilo, tetapi bisa lebih.”jelasnya.

Sambung warga, ada di salah satu kedai atau Toko warga keturunan di desa ini.”Pernah saya jumpai karung beras bertuliskan Bulog. Sisinyalir ada pihak tertentu telah menjual raskin di toko tersebut, tetapi bukan saya pak.”ujar warga. Bisa juga warga yang dapat jatah beli raskin, atau bisa juga bagian pendataan raskin Desa, sambungnya.

Ketika hal tersebut disampaikan ke salah satu RT Lubuk, RT tersebut mengatakan agak berahasia.”Pelan-pelan bang wartawan. Di desa ini, pohon Durian-pun bisa mendengarkan apa yang telah kita bincangkan. Nanti bisa disampaikan pada penguasa Desa. Saya bisa celake.”bisik RT berseloroh. Pak RT mengatakan.”Sudah ada kesepakatan antar pemuka desa termasuk  4 kepala Dusun, Ketua BPD Lubuk dan beberapa RT. Tidak termasuk saya, termasuk kepala Desa H. Atan Makruf. Kesepakatan tersebut, seolah-olah mendukung untuk warga untuk mendapatkan raskin 15 kilogram saja. Belum pernah saya melihat kesepakatan seperti itu. Kalau berani, ajak bertandatangan sebanyak 125 KK yang berkupon-lah, itu baru kesepakatan yang elegant. Kesepakatan yang ini tak jelas bang.”tambahnya.

Melihat kondisi seperti ini, seharusnya kepolisian atau kejaksaan turun tangan bila perlu Camat turun kebawah.  Jangan hanya duduk dikantor, kasihan warga penerima raskinnya. Karena di pulau Kundur yang terdiri dari 5 kecamatan. Masalah Raskin selalu seperti ini, warga raskin tetap dilaporkan telah mendapatkan jatah 45 kilogram. Padahal warga hanya mendapatkan pembelian raskin 3, 5, 8, 10, dan 15 kilogram saja.”Terkesan ada manipulasi data penerimaan raskin, apalagi kuat dugaan, ada raskin bersubsidi di jual di toko atau kedai Desa Lubuk

Sampai berita ini diturunkan, tanggal 4 Juni 2013, jatah raskin yang sebanyak  1096 KK telah datang dari Batam  dan sedang di alokasikan ke tiap-tiap warga yang kurang mampu di setiap Desa  dan kelurahan  di kecamatan Kundur ini. Ini merupakan jatah raskin triwulan ke II April, Mei, Juni 2013 ini.(ahmad)

Ditulis Oleh Pada Ming 09 Jun 2013. Kategory Karimun, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Jatah Raskin di Desa Lubuk Juga Disunat”

  1. mohon bantuan nya bos pasir pantai di desa lubuk khususnya pantai bukit nanggai dicuri oknum oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan abrasi sekitar 2 meter dari pantai saya kebetulan punya kebun di daerah pantai tersebut setelah pasir pantai banyak nantinya kurang lebih satu dua bulan saya tidak kekebun begitu saya pergi pasir sudah tidak ada hanya tinggal lumpu lumpur sedang pasir yang mengindahkan suasana pantai lenyap di curi orang.mohon bos bantuannya bagai mana mencari pelaku penjarahan pasir pantai tersebut.tanks ……

Komentar Anda

Radar Kepri Indek