' '
| | 873 kali dibaca

Jambret Bisu Mengaku 22 Kali Beraksi

Jambret bisu

Terdakwa Daniel, jambret bisu ketika memberikan jawaban dengan tangan pada majelis hakim PN Tanjungpinang, Rabu (18/03)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Dame P Pandiangan SH, ketua majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara dengan terdakwa Daniel (37) heran dengan ulah Daniel yang mengumpulkan KTP korban jambret. Belasan KTP ditemukan polisi ketika menggeledah rumah kos terdakwa Daniel bersama sejumlah barang bukti lainnya.

Keheranan itu disampaikan Demu P Pandiangan SH, Rabu (18/03) di persidangan pada PN Tanjungpinang.”Coba tanyakan ke terdakwa ini, mengapa KTP korban jambretnya dikumpulkan.”kata Dame P Pandiangan SH pada Iis, penerjemah karena terdakwa Daniel tuna runggu alias bisu.

Iis kemudian menanyakan, namun terdakwa Daniel menjawab dengan senyum dan mengangkat kedua bahunya.”Dia bilang tidak tahu.”kata Iis menjelaskan jawaban Daniel.

Sidang Daniel hari ini menghadirkan dua orang saksi, yaitu Haryati yang menjadi korban Daniel pada 24 September 2014 sekitar pukul 20 30 Wib di DI Pandjaitan, Kilometer 8 Tanjungpinang.”Waktu itu, saya sedang dibonceng Maya Tirta, tiba-tiba dari arah belakang muncul terdakwa ini dan menarik tas saya.”kata saksi Haryati.

Korban sempat mempertahankan tas selempang warna putih bermotif corak coklat yang berisi uang Rp 3,8 juta, Hp Nokia X2, KTP dan sejumlah ATM serta kartu kredit.”Total kerugian saya mencapai Rp 8 150 000.”kata Haryati.

Semua keterangan Haryati kemudian diminta tanggapan terdakwa Daniel melalui penerjemahnya, Iis.”Tidak ada yang dibantah, keterangan korban itu benar semua.”jelas Iis.

Usai memberikan keterangan, Haryati terlihat masih kesal dengan Daniel, bahkan saking jengkelnya, Haryati tak menggubris uluran tangan permintaan maaf dari terdakawa Daniel.”Tak perlu minta maaf, perbaiki saja diri agar lebih baik.”kata Haryati.

Selanjutnya, saksi Ruli dari Polres Tanjungpinang yang melakukan penangkapan menerangkan strategi pengungkapan kasus tersebut.”Awalnya dari BBM, terdakwa Daniel ini memakai Hp merek Oppo yang juga hasil curian. Kami pancing dia keluar dan setelah melihatnya, kami langsung menangkapnya di depan kantor Pelni, Jl A Yani.”terang saksi.

Dame P Pandiangan SH terlihat kaget.”Jadi Hp yang dipakai untuk BBM itu juga hasil jambret.”Tanya Dame P Pandiangan SH pada Ruli. Berdasarkan pengakuan terdakwa Daniel, kata Ruli.”Iya, dengan korban lainnya.”jawab Ruli.

Jambre bisu1

Inilah Daniel, terdakwa jambret yang tuna rungu alias bisu.

Saksi Ruli kemudian menjelaskan, dari pengembangan penyelidikan Satreskrim Polres Tanjungpinang ternyata terdakwa Daniel telah 22 kali melakukan penjambretan. Dame P Pandiangan SH kemudian meminta Iis untuk menanyakan berapa kali Daniel menjambret. Daniel kemudian mengangkat dua jari-nya dari kedua tangannya.”Haa.. 22 kali ?, mau berapa lama terdakwa ini dipenjara, inikan baru satu kasus saja. Sisanya masih di penyidik ya pak polisi”Tanya Dame P Pandiangan SH.

Ruli kemudian menjawab,.”Saya tidak tahu yang mulia, saya hanya menangkap dan diserahkan ke penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang.”jawab Ruli.

Terungkap pula dalam persidangan dalam beraksi, lanjut Daniel melalui penerjemahnya, hanya 10 kali yang sendiri.”Sebanyak 12 kali bersama Andi (DPO) menjambret.”kata Daniel yang diterjemahkan Iis.

Terdakwa Daniel dijerat melanggar pasal 365 ayat (2) ke-1 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan. Persidangan akan dilanjutkan Rabu (25/03) untuk mendengarkan keterangan saksi lainnya yang akan dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eckhart Palapia SH dari Kejari Tanjungpinang.

Pada kesempatan terpisah, Kapolres Tanjungpinang AKBP M Dwita Kumu  SH S Ik melalui Kasat Reskrim , AKP Reza Morandi Tarigan S Ik membenarkan masih ada beberapa berkas lagi yang akan dilimpahkan ke Kejari Tanjungpinang untuk terdakwa Daniel ini.”Ada 6 berkas lagi, dalam waktu dekat akan kita limpahkan ke Kejari Tanjungpinang untuk kasus Daniel tersebut.”kata AKP Reza Morandi Tarigan S Ik pada radarkepri.com, Rabu (18/03).((irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 18 Mar 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek