' '
| | 1.019 kali dibaca

Jalur Bina Lingkungan Penerimaan Murid Baru Kurang Sosialisasi

Suasana penerimaan siswa baru di SMPN 05 Tanjungpinang. Selasa (23/06).

Suasana penerimaan siswa baru di SMPN 05 Tanjungpinang. Selasa (23/06).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Vela orang tua Novita, warga Jl Pompa Air, batu II kecewa dan protes atas pelayanan yang kurang memuaskan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 05) kota Tanjungpinang, karena tidak diterima saat mendaftar secara on line, Selasa (03/06)
Menurut Vela ketika dijumpai pewarta disekola tersebut, ketika mendaftarkan anaknya mengatakan.”Saya sangat kecewa dengan pelayanan pihak sekolah SMPN 05 ini. Nilai anak saya memang kurang cukup,tapi kami-kan tinggal di Pompa Air dekat dengan sekolah. Mestinya, ada kebijakan dari pihak sekolah tanpa harus melalui jalur bina lingkungan.”protesnya didampingi anaknya, Novita Tri.
Dilanjutkan, wanita setengah baya ini.”Anak saya juga pintar, malah diarahkan mendaftar di SMPN 10 Tanjung Unggat. Saya sangat kecewa dengan pelayanan dari panitia penerimaan siswa baru di SMPN 5 ini. Masa saya tanya nomor pendaftarannya, malah dibilang panitia tidak ada. Itu yang membuat saya kecewa sekali. Sementara, saat dicari sendiri nomornya ada, itu-kan aneh.”heranya
Kemudian lanjut Vela.”Hal serupa juga dialami saudara saya yang mendaftarkan anaknya di SMPN 5, juga bernasib sama diarahkan ke SMPN 10. Selain itu ada nilai yang terbalik-balik dan nama orang tua yang salah. Kami menduga ada unsur kesengajaan disekolah ini untuk KKN.”kesalnya.
Sementara, Kepala Sekolah SMPN 5, Irmalinda dikonfirmasi pewarta, membantah jika nilai yang terbalik-balik dan nama orang tua yang salah itu panitia yang merubahnya.”Kita tidak meng-input data pendaftar, karena itu sudah ada disistem. Apalagi kita merubahnya, mana bisa yang kita berikan hanya nomor urut pendaftar,”terangnya.
Kemudian, Irmalinda, menghimbau.”Bagi anak yang tidak diterima di SMP N 05 ini, tinggalnya dekat dengan sekolah bisa mendaftar dengan jalur bina lingkungan di kantor Dinas Pendidikan dengan membawa surat keterangan domisili. Silahkan mendaftar jalur bina lingkungan. Nanti dinas yang akan menentukan penerimaannya berdasarkan 30 persen dari jumlah siswa yang diterima.”sarannya.
Menurut Irmalinda.”Dinas Pendidikan juga kurang sosialisasi, sehingga membuat sebagian orang tua kurang memahami cara jalur bina lingkungan itu. Dari pantauan dilapangan, hari kedua penerimaan secara on line di SMPN 05 nilai minimum sementara yang ada di server 77,5.”tutupnya.
Terkait dengan kasus tersebut diatas, Kepala Dinas Pendidikan kota Tanjungpinang, Dadang AG dikonfirmasi radarkepri.com melalui Pesan singkat (SMS) belum menjawab. Sementara pesan konfirmasi yang dikirim media ini menyatakan terkirim.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 24 Jun 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek