' '
| | 1.262 kali dibaca

Jaksa Panggil Ketua Partai Gerindra Kota Tanjungpinang

Persidaangan Andar Wibowo, Bendahara Partai Gerindra Kota Tanjungpinang di PN Tanjungpinang, Kamis (14/03/2013).

Persidaangan Andar Wibowo, Bendahara Partai Gerindra Kota Tanjungpinang di PN Tanjungpinang, Kamis (14/03/2013).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan terdakwa Andar Wibowo (35), Bendahara Partai Gerindra Kota Tanjungpinang semakin seru. Saksi Ayang menyebut nama Endang Abdullah, ketua Dewan Pimpinan Cabang (DCP) Kota Tanjungpinang. Jaksa kemudian meminta ijin pada majelis hakim untuk menghadirkam ketua partai Gerindra Kota Tanjungpinang itu ke pengadilan untuk didengarkan keterangannya sebagai saksi.

Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis hakim Sarudi SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eckra Palapia SH dari Kejaksaan Negeri Tanjungpinang dalam persidangan di PN Tanjungpinang, Kamis (14/03) menghadirkan 5 orang saksi.

Saksi pertama yang didengarkan adalah Elman Harifin, anggota Polres Tanjungpinang yang menjadi korban pencurian. Didepan majelis hakim, Elman menerangkan, dirinya menemukan topi Gerindra dan masih ingat wajah yang memakai.”Ini topi yang di pergunakan topi. Ayang bilang topi ini, hanya 7 orang yang punya di Tanjungpinang. Saya kemudian minta tolong di cek siapa yang punya topi ini.”kata Elman.

Mengetahui rumahnya dibobol maling, Elman kemudian melapor ke Polresta Tanjungpinang dengan nomor laporan LP/661/K/XI/2012/Kepri/SPK-TPI, tanggal  7 November 2012.”Kira-kira pukul 14 00 Wib Ayang menelpon, mengatakan tak ada topi dari pengurus Gerindra Kota Tanjungpinang yang hilang. Mungkin dari partai Gerindra kabupaten atau provinsi Kepri.”kata Elman.

Ditambahkan Elman, besoknya ada yang mengaku topinya hilang.”Kok bisa gitu ?. Ayang sebut nama Andar, saya minta ketemu siang. Belum sampai jam 13, saya dapat telpon penjagaan (SPK) ada yang lapor kehilangan topi. Ciri-cirinya tinggi besar.”jelas Elman.

Sekitar jam 13 00 Wib, lanjut Elman.”Ayang telpon mengatakan tak bisa ketemu. Jam 15 30 WIB saya ke Polres, sampai jam 16 30 Wib datang saudara Andar. Saya langsung yakin, dia (Andar) yang mencuri dirumah saya.”kata Elman. Andar kemudian dibawa keruang penyidik Reskrim Polresta Tanjungpinang untuk di interogasi.”Tapi Andar membantah, saya kemudian menanyakan pada penyidik, ketika olah TKP apa ada celana kain berwarna hitam dan jaket kain warna hitam. Karena ketika saya berkelahi dengan pelaku pencurian itu memakai jaket dan celana hitam.”jelasnya.

Kemudian mengenai dompet hadiah yang dicuri, menurut Elman ditemukan di kilometer 8.”Salah seorang pegawai PU telpon. Dia tahu alamat dan nomor telpon saya dari dokumen yang masih ada dalam dompet itu. Namun uangnya sudah tidak ada lagi.”jelas Elman.
JPU Eckra Palapia SH menanyakan tingkat cahaya ketika Elman berduel dengan Andar.”Lebih kurang 20 watt, cukup terang. Apalagi saya sempat berkelahi sekitar 3 menit. Lampu teras cukup terang.’tegas Elman.

Penasehat Hukum (PH) Andar, Agus Sutanto SH mempertanyakan dari mana maling  itu masuk.”Lewat jendela, tapi masuk rumah lewat pintu.”katanya. Nmun pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di kepolisian pada poin 7, Elman mengaku  tidak tahu.”Tapi saya tahu, malingnya keluarnya lewat jendela.”katanya.

Agus Riawantoro SH, pengacara Andar yang lain mempertanyakan, dari mana Elman tahu ada maling masuk.”Saya terbangun karena ada orang melangkah diatas tubuh saya. Saya mencium bau apak.”katanya.

Namun ketika maling tersebut berusaha melarikan diri, Elman mengaku sempat menarik sepeda motor tapi tidak tahu nomor polisinya.”Tapi ada saksi, dua orang ibu-ibu yang coba menghalangi pelaku lari, namun tidak berhasil. Dimotor ada dua orang,yang  membawa motor cirinya, badan agak kecil dengan jaket kulit. Plat nomor tidak begitu jelas, saya tidak perhatikan karena sedang panik.”tambah Elman.

Sedangkan Faizal SH pengacara Andar lainnya mempertanyakan, dompet itu milik siapa ?.”Milik istri saya.”tegasnya. Namun dalam dakwaan jaksa dompet itu milik Elman.”Mana yang benar.”Tanya Faizal SH. Elman mengatakan, dompet itu milik istrinya yang merupakan hadiah dari istri Wakapolresta Tanjungpinang setelah dia menikah.

Kemudian mengenai rekonstruksi yang dihadiri terdakwa Andar, namun pada saat lakukan rekonstruksi istri terdakwa Andar protes.”Akhirnya rekonstruksi dilakukan dengan orang lain. Padahal awalnya rekonstruksi itu dilakukan atas permintaan Andar.”sebut Elman. Terungkap pula dalam persidangan, pada malam yang sama, namun sekitar pukul 03 00 Wib, rumah Andar juga dibobol maling. Topi Gerindra dan Hp milik Andar hilang, namun Andar enggan melapor. Andar memilih pergi ke dukun di Kampung Baru untuk mencari petunjuk siapa yang mencuri topi dan Hp-nya.”Sebelum kejadian (pencurian) saudara Andar mengaku sedang kesulitan dan bermaksud meminjam uang Rp 5 juta.”ungkap Elman.

Terkait keterangan Elman itu, Andar menyatakan.”Tidak tahu pak hakim. Saya menolak rekonstruksi karena tidak berbuat. Saya ada lapor kehilangan topi dan hp, tapi sampai hari ini belum ada tanggapan.”kata Andar.

Saksi Enny Hardiyana, istri Elman juga didengarkan keterangannya. Dan saksi Ayang mengakui mengetahui ada pencurian dirumah Elman karena dia tinggal di depan rumah Elman.”Saya tahu ada pencurian, karena mendengar ada teriakan dan langsung bangun. Saya keluar dan lihat pintu rumah Elman terbuka, saya langsung masuk dan jumpa istri Elman dan bertanya. Ada apa dek ?”jelas Ayang.

Sekitar 10-15 menit Elman pulang bawa topi dan tangan luka.”Ini topi partai saya. Saya telpon orang secretariat, dan bilang topi itu punya saudara Andar oleh-oleh dari Hambalang.”kata Ayang.

Ayang mengaku menelpon Endang Abdullah ketua DPC Gerindra Tanjungpinang untuk mempertemukan Andar dan Elman agar persoalan antara Elman dan Andar diselesaikan secara baik-baik,.”Mohon ijin majelis, kami akan memanggil Endang Abdullah untuk mengetahui pemilik topi tersebut.”kata Eckra Palapia. Ketua majelis hakim menyetujui permintaan tersebut.”Usahakan saksi Endang Abdullah itu hadir pada persidangan Kamis depan.”tegas Sarudi SH.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Kam 14 Mar 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek