' '
| | 633 kali dibaca

Insentif RT/RW Se-Kota Tanjungpinang Meningkat 50 Persen

Walikota tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH ketika menyerahkan insentif pada RT dan RW se kota Tanjungpinang.

Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH ketika menyerahkan insentif pada RT dan RW se kota Tanjungpinang, Jumat (04/04).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sebanyak 839 orang RT dan RW dari 4 kecamatan se-Kota Tanjungpinang menerima insentif triwulan I dari Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Bagian Administrasi Pembangunan Setdako Tanjungpinang. Penyerahan secara simbolis dilakukan di aula Bulang Linggi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, Jumat (04/04) oleh Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah SH. System penyerahan insentif kali ini dilakukan berbeda dengan tahun sebelumnya.

Tahun 2014 ini, insentif RT/RW akan diserahkan ke Camat untuk selanjutnya diteruskan kepada RT dan RW yang bersangkutan dengan melibatkan Lurah di masing-masing wilayah. Hal ini seperti yang disampaikan oleh R. Monrovia, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdako Tanjungpinang untuk memaksimalkan peran camat dan lurah di wilayahnya masing-masing sekaligus agar terjalin komunikasi yang baik antar sesama stakeholders.

Lebih lanjut disampaikan Monrovia, tahun ini ada peningkatan jumlah insentif yang diberikan kepada RT/RW. Bila tahun sebelumnya RT/RW menerima Rp 250 ribu per-bulan, maka tahun 2014 RT/RW akan menerima insentif sebesar Rp 375 ribu per-bulan atau 50 persen. Namun tetap dibayarkan per tri wulan. Setelah dipotong pajak sebesar 2,5 persen, maka total insentif yang diterima masing-masing RT dan RW sebesar Rp. 1.096.875.

Lis sendiri menilai, jumlah tersebut memanglah tidak sebanding mengingat kontribusi RT dan RW sebagai ujung tombak pelaksaan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sangat besar. Namun insenitf yang diberikan merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap peran serta RT dan RW dalam membantu menjalankan roda pemerintahan.

Dalam kesempatan penyerahan insentif sekaligus silaturahmi Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan RT dan RW se-Kota Tanjungpinang, Lis menghimbau kepada para RT dan RW selaku mitra pemerintah untuk mengajak warganya agar menggunakan hak pilihnya mengingat Pemilu legistlatif 2014 hanya tinggal menghitung hari saja. Selain itu, musim kemarau sudah hampir berakhir, sebelum terjadi banjir saat hujan nanti, Lis juga menghimbau kepada RT dan RW untuk gotong royong massal membersihkan lingkungan disekitar tempat tinggal masing-masing. Karena, tahun 2014 BLH Kota Tanjungpinang akan mengadakan pemilihan kelurahan terbersih. Dengan demikian, diperlukan kerjasama semua pihak, mulai dari tingkat RT dan RW hingga kecamatan untuk berlomba-lomba menjadikan wilayah tempat tinggalnya bersih dan sehat. “Jika dari hasil penilaian tim di suatu kelurahan belum memiliki standar kebersihan, maka di kelurahan tersebut akan dipasang bendera hitam sebagai sanksi moral karena wilayahnya belum bersih.” Jelas Lis.

Menurut Walikota.”Bendera akan tetap dipasang sampai kelurahan tersebut benar-benar bisa dikategorikan sebagai kelurahan bersih. Ini akan dievaluasi setiap 3 bulan sekali.”Ungkap Lis.(hum/red)

Ditulis Oleh Pada Jum 04 Apr 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda