| | 979 kali dibaca

Inilah Yang Dipertanyakan LSM NCW Dalam Hearing

H Ilyas Sabli

Bupati Natuna, Drs H Ilyas Sabli M Si.

Natuna, Radar Kepri-Prihatin dengan perkembangan pembangunan di Kabupaten Natuna yang terkesan stagnan alias jalan ditempat. LSM Natuna Coruption Wacth (NCW) menggelar hearing dengan DPRD dan Pemkab Natuna. Namun, jawaban Bupati Natuna, Drs H Ilyas Sabli yang terkesan formalitas dan bungkamnya DPRD Natuna membuat LSM pimpinan Wan Sanusi ini bertekad meminta hearing lanjutan

Menghubungi radarkepri.com, Kamis (19/02, Wan Sanusi membenarkan hearing dengan DPRD dan Pemkab Natuna tersebut. Ada empat pertanyaan inti yang tak bisa dijelaskan Pemkab Natuna.”Kita mempertanyakan kemana saja DBH (dana bagi hasil, red) yang jumlahnya mencapai ratusan miliar setiap tahunnya di terima Pemkab Natuna. Khususnya DBH sejak tahun 2011 sampai 2014.”kata Wan Sanusi.

Menurut Wan Sanusi, dalam hearing itu, Bupati Natuna Drs H Ilyas Sabli menjawab sudah membangun Natuna.”Tapi faktanya, kita lihat tidak ada pembangunan selama 2011-2014 di Natuna yang memiliki APBD sangat besar itu. Hanya pembangunan skala keci, tidak sesuailah dengan APBD yang disahkan setiap tahunnya.”terangnya.

Mantan Kapolsek Ranai ini menambahkan.”Selain DBH, kita juga meminta penjelasan Pemkab Natuna selalu “memberikan” proyek-proyek pengaspalan jalan, bernilai belasan hingga puluhan miliar rupiah ke Rober ataupun anak perusahaannya. Kita menduga ada unsur KKN-nya sehingga meminta penjelasan dari Pemkab dan DPRD.”terang Wan Sanusi.

Kemudian, masih kata Wan Sanusi, pihaknya juga mempertanyakan berapa dana yang telah dikeluarkan Pemkab Natuna untuk memperjuangkan terbentuknya tiga daerah otonom baru. Yaitu, Kabupaten Natuna Barat, Kabupaten Natuna Selatan dan Kota Ranai.”Padahal, diduga sejak awal Pemkab dan DPRD sudah mengetahui usulan peningkatan 3 daerah tingkat II itu tidak akan berhasil, sehingga timbul kesan Perbub yang diterbitkan hanya untuk menghambur-hamburkan anggaran.”terang Wan Sanusi.

Poin terakhir yang dipertanyakan tentang dana aspirasi dewan yang jumlah puluhan miliar setiap tahunnya.”Jika dana aspirasi dewan mencapai puluhan miliar setiap tahunnya. Berapa pula besarnya dana aspirasi Bupati dan wakil Bupati.”kata Wan Sanusi.

Karena tidak puas dengan jawaban-jawaban normatif dari Pemkab Natuna.”Kita akan meminta hearing lagi, karena belum mendapat penjelasan yang sebenarnya.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Kam 19 Feb 2015. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek