'
| | 2.477 kali dibaca

Ini Kata Zepriden Tentang Pembangunan Rumah Mewahnya

Inilah rumah mewah yang sedang dibangun Zepriden, Kadispenda Kota Batam

Inilah rumah mewah yang sedang dibangun Zepriden, Kadispenda Kota Batam.

Batam, Radar Kepri-Terkait pemberitaan media ini pada Senin (13/10) lalu, berjudul “Rumah Super Mewah Ala Zepriden Diduga Hasil korusi “. Dibantah oleh sang Kadispenda Batam, Zeprideng mengaku merasa terpojok oleh terbitnya berita yang di ekspos oleh media radarkepri Online.

Dimana dalam pemberitaan tersebut.”Seolah-olah saya membangun rumah itu hasil dari uang korupsi.”katanya pada awak media ini diruangan kerjanya, Rabu (15/10). Wajah sang kadis sempat tegang menjawab komfirmasi awak media ini yang datang bersama aktifis LSM LPPNRI sambil memperlihatkan foto rumah mewahnya. Kemudian menanyakan asal-usul uang yang di dapat untuk pembangunan rumah tersebut.”Kalian tidak berhak melakukan penyidikan kepada saya, yang berhak Kejaksaan dan KPK. Kalau saya memang korupsi, kalian silahkan laporkan saya kepada KPK dan Kejaskaan, semuakan ada aturannya.”kata Zepriden.

Zepriden mengatakan bahwa rumah itu dibangun dengan hasil uang gajinya bersama istrinya, sejak menjadi guru pada tahun 1997 lalu dan pinjaman dari Bank Raiu sebesar Rp 300 juta melalui agunan SK jabatannya mulai dari tahun 2014 sampai 2024 mendatang.”Dan sebelumnya saya sudah mempunyai tabungan sebesar Rp 700 juta, pada tahun 2010. Dilanjukan pada tahun 2011, saya menjabat kepala dinas Kadispenda  Batam. Sebagai pejabat golongan 4 yang menerima gaji sebesar RP 6.570.700 perbulannya ditambah insentif pungutan pajak lima kali lipat gaji setiap bulan, dan ditambah tujangan lainnya. Lebih kurang saya terima gaji bersih sebesar lebih Rp 47 609 157 perbulan.”terangnya.

Sampai sekarang, lanjut Zepriden .”Uang gaji saya habis untuk membangun rumah tersebut. Sekarang coba awak lihat buku tabungan saya, hanya ada sekitar sembilan jutaan isinya, jangan bilang dong saya bangun  rumah pakai uang korupsi.”pintanya sambil memperlihatkan buku tabungannya.

Menurut Zepriden.”Wajar saya membangun rumah itu sebagai pejabat PNS pemerintahan. Saya dan istri telah puluhan tahun bekerja dipemerintahan. Cuman itu baru saya membangun rumah. Awakkan tahu, saya punya rumah di Tanjung Uma, kecil dan sempit tempatnya. Kalau datang teman-teman tidak bisa memarkir kendaraannya. Selain itu, ada bangunan rumah saya  delapan petak rumah kos yang saya  punya.”ungkapnya.

Ditambahkan Zepriden.”Saya berharap dengan teman-teman, jangan-lah saling menuding dan menfitnah. Lilahitaala, rumah tersebut saya bangun pakai uang gaji dan tabungan yang saya kumpulkan selama saya kerja jadi guru dulu sampai saya jadi Kadis sekarang ini.”harapnya.

Sementara itu LSM Gerak Keris Kota Batam, Fery, minta Kajari Batam untuk memeriksa Zepridin terkait bangunan rumah mewahnya tersebut dari hasil gajinya selama menjadi pejabat. Bahkan dengan tegas Zepriden menantang Kejaksaan dan KPK untuk memeriksa dirinya.”Kalau memang saya korupsi laporkan saya ke KPK dan Kejaksaan. Ini baru pejabat hebat.” kata Fery yang berjanji akan menjawab tantangan tersebut dengan melaporkan.

Hal senada dengan Fery juga dikatakan aktifis LSM LPPNRI, Roby alias Ahmad Rufingi.”LPPNRI Kepri siap menjawab tantangan Kepala Dinas Dispenda yang minta dilaporkan kepada KPK dan Kejaksaan. Untuk sekarang, kita akan terus mengumpulkan bukti-bukti dugaan korupsi yang terjadi Dispenda kota Batam selama dijabat oleh Zepriden. Sekarang kita sudah ada memiliki bukti permulaan berupa gambar bangunan rumahnya, bukti-bukti lainnya akan kita kumpulkan.”paparnya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Rab 15 Okt 2014. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

5 Comments for “Ini Kata Zepriden Tentang Pembangunan Rumah Mewahnya”

  1. Halo LSM Gerak Keris atau apun nama Kalian dan Wartawan Radar Kepri, Saya sangat senang dengan Pengawasan kalian terhadap Pemerintahan Kota Batam, tapi kalo melihat dan menyimak tulisan ini seakan Sang Kadispenda sudah terbukti melakukan Korupsi. Pasti Keluarga (Istri dan Anaknya) sangat terkena Imbas dengan Pemberitaan Sepihak selama seminggu ini, Bagaimana kalo tidak terbukti oleh Penegak Hukum suatu saat nanti ? Apa koksekwensi Anda2 yg telah mengekspos dan Menuduh Pejabat ini ??? Kalo Saya adalah Pejabat ini, Saya akan balas Dendam dengan cara membuat Anda2 Menderita selama-lamanya………….

  2. Sufni Jamal

    Kalau saya Jefridin, bukan seperti yang diketik Radar Kepri ( Zepriden ,Zeprideng ) tdk akan saya layani wartawan Radar Kepri ..Suruh wartawannya kembali belajar Indonesia lagi , bagaimana kita bisa percaya kualitas berita yang ditampilkan sementara redaksionalnya kacau balau…

  3. yulnedi jambak

    sebenarnya itu kontrol dari masarakat,tp caranya agak kelewatan yang menuduh ,seolah2 sudah terjadi,sekarang kembali ke bp jefriden,kalau beliau betul tdk melakukan penyelewengan ,lebih bagus tuntut itu koran dan juga lsmnya karena tdk memakai azaz praduka tdk bersalah tp langsung mendakwa.

  4. Kalau baca berita jangan , sepotong-sepotong dan judulnya saja baca sampai selesai ya pemerisa…karena sesuai dgn selogan media kami dengan menbaca kita tau.

  5. LSM Batu Api

    Berita provokatif dan fitnah, tata naskah penulisannya mencerminkan kualitas yang hanya . . . . . . . , malu dong, kepada yth sdr redaktur, mohon selektif.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek