' '
| | 1.480 kali dibaca

Ini Jawaban Polres Bintan Atas Pra Peradilan Acok

Sidang Pra Peradilan Polres Bintan dengan agenda mendengarkan tanggapan dari kuasa hukum Polres Bintan, Selasa (01/03).

Sidang Pra Peradilan Polres Bintan dengan agenda mendengarkan tanggapan dari kuasa hukum Polres Bintan, Selasa (01/03).

 

Tanjungpinang, Radar Kepri-Kepolisian Resor (Polres) Bintan menyebutkan telah secara maksimal memenuhi petunjuk oleh JPU. Bahkan, notaris Sudi SH sudah dua kali diperiksa sebagai saksi.

Hal ini disampaikan kuasa hukum Polres Bintan, Selasa (01/03) di PN Tanjungpinang yang dipimpin hakim tunggal Jupryadi SH MHum.

Kuasa hukum Polres Bintan juga menyebutkan, penghentian penyidikan telah ¬†sesuai dengab pasal 109 ayat (2) KUHAP.”Dalam hal penyidik menghentikan penyidikan karena tidak terdapat cukup bukti atau peristiwa tersebut ternyata bukan merupakan tindak pidana atau penyidikan dihentikan dihentikan demi hukum. Maka penyidik memberitahukan hal itu kepada penuntut umum, tersangka atau keluarganya.”ucap penasehat hukum Polres Bintan.

Kuasa hukun Polres Bintan menyimpulkan, penyidikan yang dikakukan termohon (Polres Bintan) telah maksimal. Namun terhadap berkas perkara tidak dinyatakan lengkap (P21) oleh JPU dan dengan adanya peraturan bersama Ketu Mahkamah Agung RI, Jaksa Agung RI dan Kapolri tahun 2010 tentang sinkrononisasi ketatalaksanaan sistem peradilan pidana dalam mewujudkan penegakan hukumya yang berkeadilan serta adanya hubungan keperdataan antara pemohon dan tersangka Hengky Suryawan berdasarkan akta perjanjian jual beli saham nomor 121 tanggal 24 Maret 2011 yang berlaku mengikat. Maka untuk kepastian hukum, termohon menerbitkan SP3 bukan atas perintah atasan termohon.

Kuasa hukum Polres Bintan juga meminta agar hakim tunggal Jupriyadi SH MHum untuk penghentian penyidikan yang dilakukan Polres Bintan sah sesuai perarlturan perundang undangan RI nomor 8 tahun 1981 KUHAP. Dan menolak permohonan pra peradilan serta menerima seluruh dalil termohon.

Usai membacakan tanggapan, hakim Jupryadi SH MHum memberi waktu 1 hari untuk PH Acok yakni Hendie Devitra SH MH dan Said Azhari SH untuk menyampaika replik (tanggapan dari jawaban) Polres Bintan yang aka  dibacakan Rabu (02/03).(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 01 Mar 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek